Beranda News Arus Mudik Lebaran 2018 di Pelabuhan Bakauheni Meningkat 27 Persen

Arus Mudik Lebaran 2018 di Pelabuhan Bakauheni Meningkat 27 Persen

412
BERBAGI
Arus mudik kendaraan dan penumpang pejalan kaki saat turun dari kapil dan berjalan menuju pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (13 Juni 2018).
Arus mudik kendaraan dan penumpang pejalan kaki saat turun dari kapil dan berjalan menuju pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (13 Juni 2018).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Arus mudik lebaran tahun 2018 yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menjelang H-3 Lebaran Idul Fitri 2018 meningkat 27 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada arus mudik Lebaran tahun 2017 lalu.

Berdasarkan data volume angkutan mudik dari PT ASDP cabang Bakauheni, sejak H-8 hingga H-3 jelang lebaran jumlah pemudik yang tiba di Pelabuhan Bakauheni mencapai 692.848 orang pemudik. Jumlah tersebut, jauh dibandingkan pada volume angkutan mudik pada periode yang sama saat arus mudik tahun 2017 lalu yang hanya mencapai 542.100 orang.

“Kalau dilihat dari data volumenya, memang terlihat ada peningkatan. Tapi arus mudik inikan masih ada dua hari lagi, nanti akan kita lihat data riil akhirnya setelah lebaran untuk mengetahui berapa jumlah peningkatan pastinya pemudik tersebut,”kata General manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT. ASDP) cabang Bakauheni, Anton Murdianto, Rabu 13 Juni 2018.

Anton juga mengatakan, pada arus mudik tahun 2018 ini, tidak hanya jumlah pemudik yang datang saja meningkat. Tapi jumlah kendaraan yang menyeberang pun, yakni mengalami peningkatan. Sejak H-8 hingga H-3 jelang lebaran, jumlah kendaraan sepeda motor yang menyeberang ada 58.017 unit. Jumlah ini jauh melampaui produksi penyeberangan mudik lebaran periode yang sama pada tahun 2017 lalu hanya mencapai 47.261 unit kendaraan sepeda motor.

“Begitu juga untuk kendaraan roda empat pribadi, sejak H-8 hingga H-3 lebaran kendaraan yang telah menyeberang sebanyak 67.558 unit dan ini juga melampaui produksi penyeberangan. Pada periode yang sama tahun 2017 lalu, jumlah kendaraan pribadi yang menyeberang hanya 56.882 unit,”ungkapnya.

Dikatakannya, jumlah peningkatan tersebut, kemungkinan karena adanya pengaruh libur sekolah yang bersamaan juga dengan libur lebaran yang panjang untuk lebaran tahun 2018 ini.

“Ya mungkin karena hal itulah, sehingga masyarakat memanfaatkan untuk pulang dan berlebaran di kampung halamannya,”terangnya.

Loading...