Asep Gunakan Sendok Garpu Untuk Curi Motor

  • Bagikan

Zainal Asikin/teraslampung.com

Tersangka Asep saat mempraktekkan cara mencuri sepedamotor menggunakan sendok garpu

BANDARLAMPUNG- Pelaku pencurian kendaraan motor (curanmor), dengan modus merusak kunci stang motor menggunakan sendok garpu, Asep (31) yang kesehariannya berdagang siomay, warga Desa Payas, Kedondong Pesawaran ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Tanjungkarang Barat, pada Sabtu (8/11) sekitar bpukul 22.00 WIB. Dari tangan tersangka diamankan barang bukti, satu unit sepeda motor Yamaha Vega R Plat nomor BE 3397 BW dan satu buah sendok garpu yang digunakan tersangka untuk merusak kunci stang motor.

“Modus pencurian yang dilakukan tersangka Asep ini, tergolong modus baru. Biasanya pelaku pencurian motor merusak kunci stang motor menggunakan kunci letter T, justru tersangka Asep ini unik mencuri motor menggunakan sendok garpu. Sebelumnya tersangka memepelajarinya terlebih dulu, dan tersangka mendapatkan cara menggunakan alat tersebut dari rekannya yang berada di daerah Pandeglang,” kata Kapolsek Tanjungkarang Timur, Kompol I Ketut Suryana dan di dampingi Kasi Humasnya Bripka Wahyu Widayat kepada wartawan, Senin (10/11).

Ketut mengatakan,  tersangka ditangkap selang tak beberapa lama melakukan pencurian. Penangkapan tersangka berdasarkan laporan masyarakat yang melihat aksi tersangka sedang melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam plat nomor BE 3397 BW milik korban Arifin (18) di Jalan Purnawirawan Gang Swadaya 10, Kelurahan Gunung Terang, Tanjungkarang Barat, pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB.

“Saat tersangka sedang melakukan pencurian, salah seorang warga sekitar melihat tersangka sedang berusaha merusak kunci stang motor lalu membawa motor tersebut pergi. Karena ketahuan, tersangka diteriaki maling lalu bersembunyi yang jaraknya tidak jauh dari lokasi TKP. Saksi yang melihat itu, kemudian melaporkannya kepada petugas Babinkamtibmas setempat, lalu petugas Babinkamtibmas menghubungi petugas unit reskrim Polsekta Tanjungkarang Barat terkait dengan adanya tersangka pencurian motor, yang tersangkanya sudah diketahui ciri-cirinya dan masih berada tidak jauh dari dilokasi TKP,” Kata dia.

Dikatakanya, petugas kemudian menuju kelokasi yang dimaksud. Pada saat akan ditangkap tersangka Asep berpura-pura dengan tidak mengetahui akan kejadian tersebut, dan ikut berkerumun dengan warga sekitar untuk berusaha membantu mencari pelaku pencurian motor yang taklain adalah tersangka sendiri pelakunya. Karena petugas sudah mengetahui identitas dan ciri-ciri paleku dari keterangan saksi sebelumnya, petugas langsung mengamankan tersangka.

Sebelum tersangka dibawa untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, sambung Ketut, tersangka diminta untuk menunjukkan barang bukti motor yang sudah dicurinya. Barang bukti sepeda motor yang dicuri, disembunyikan oleh tersangka di semak-semak yang hanya berjarak beberapa meter atau tidak jauh dari lokasi TKP tempat tersangka mencuri motor milik korban. Tersangka bersama barang bukti motor hasil curian, kemudian dibawa ke Mapolsekta Tanjungkarang Barat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi Saat akan ditangkap, tersangka Asep ini sebelumnya akan menegelabui petugas dengan berpura-pura membantu petugas untuk mencari pelaku pencurian. Namun petugas sudah mengetahuinya terlebih duhulu bahwa tersangka yang melakukan pencurian sepeda motor, yakni dari keterangkan saksi warga sekitar yang memang mengenal tersangka dan melihat bahwa tersangka Asep yang melakukan pencurian motor.  Jadi tersangka ini “maling teriak maling”,”ujarnya.

Ketut menjelaskan, Berdasarkan dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka Asep, ia sudah sudah lima kali melakukan pencurian sepeda motor. Saat menjalankan aksinya, tersangka bersama seorang rekannya berinisial I (DPO). Lokasi TKP yang pernah dicuri oleh tersangka dan rekannya,  pertama di daerah Pandeglang, Jawa Barat satu kali, Talang padang satu kali dan di Gang PU, Tanjung Karang Barat dua kali melakukan pencurian sepeda motor.

“Dari lima lokasi TKP pencurian yang tersangka sebutkan, dua kali tersangka sendiri yang melakukannya dengan modus pencurian merusak kunci stang motor menggunakan sendok garpu. Sementara untuk tiga TKP lainnya, tersangka bersama rekannya berinisial I (DPO) saat mencuri merusak kunci stang motor menggunakan kunci letert T,”jelasnya.

Ketut menambahkan, terhadap perkara tersebut pihaknya masih melakukan pengembangan untuk dapat mengungkap TKP lain yang dilakukan tersangka. Untuk rekan tersangka Asep berinisial I, saat ini petugas sedang memburu tersangka yang sudah diketahui identitas dan keberadaanya.

“Akibat dari perbuatannya, tersangka Asep kini masih mendekam di sel tahanan sementara Mapolsekta Tanjungkarang Barat dan tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara,”tandasnya.

  • Bagikan