Beranda News Teras Banten Astra Kaji Pembangunan Tol Terintegrasi Dermaga Penyeberangan Merak

Astra Kaji Pembangunan Tol Terintegrasi Dermaga Penyeberangan Merak

265
BERBAGI
Arus lalu lintas di jalur tol Tangerang - Merak (Istimewa)
Arus lalu lintas di jalur tol Tangerang - Merak (Istimewa)

TERASLAMPUNG.COM — Astra Infra, lini usaha PT Astra International Tbk. di sektor infrastruktur, sedang mengkaji pembangunan jalan tol yang terintegrasi dengan dermaga penyeberangan di Merak, Banten.

CEO Tollroad Business Group Astra Infra Krist Ade Sudiyono mengatakan bahwa integrasi dengan dermaga dan moda penyeberangan bakal meningkatkan tingkat kelayakan investasi perpanjangan jalan tol Tangerang—Merak.

Berdasarkan studi yang dibuat oleh perseroan, volume lalu lintas pada ekstensi jalan tol sepanjang 5,50 kilometer tidak akan optimal karena terbentur hambatan di Pelabuhan Penyeberangan Merak.

“Bottleneck-nya bukan di jalan tol, melainkan di dermaga. Usulan kami, di ujung jalan tol itu ada dermaga dan multilayer deck sehingga headway kapal itu bisa 30 menit,” jelasnya kepada Bisnis, pekan lalu.

Baca juga: Astra Infra Hengkang dari Konsorsium Serbaraja
Dia menggambarkan dermaga susun (multilayer deck) memungkinkan pergerakan kendaraan dilakukan dalam jumlah banyak dengan waktu singkat. Walhasil, waktu sandar kapal (port time) bisa terpangkas sehingga interval kedatangan kapal bisa semakin singkat.

Krist memperkirakan volume lalu lintas angkutan penyeberangan bakal menanjak seiring dengan pengoperasian jalan tol Bakauheni—Terbanggi Besar pada Maret 2019.

Kemudian bakal menyusul dua ruas lain yaitu Terbanggi Besar—Pematang Panggang—Kayu Agung (Terpeka) dan Kayu Agung—Palembang.

Walhasil konektivitas Bakauheni dengan Palembang bisa terhubung lewat jalan tol dan memangkas waktu tempuh menjadi 5 jam.

Prediksi peningkatan trafik ini, menurut Krist, membuat kapasitas dermaga perlu ditingkatkan guna menghindari kepadatan.

Krist menuturkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan kajian integrasi pembangunan jalan tol dengan dermaga ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Namun, dia mengakui bahwa pengusahaan pelabuhan penyeberangan menjadi ranah dari Kementerian Perhubungan.

Jalan tol Tangerak—Merak sepanjang 72 kilometer berakhir di Pintu Tol Merak di KM 98. Pengguna jalan perlu menempuh perjalanan sepanjang 5,50 kilometer untuk tiba di Pelabuhan Penyeberangan Merak.

Bisnis

Loading...