Beranda Teras Berita Kereta Babaranjang Hantam Avanza Hingga 50 meter, Semua Penumpang Selamat

Kereta Babaranjang Hantam Avanza Hingga 50 meter, Semua Penumpang Selamat

329
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Mobil Avanza ringsek setelah ditabrak kereta (teraslampung)

BANDAR LAMPUNG – Sebuah mobil Avanza bernomor polisi BE 2909 YK yang dikendarai Riski Wijaya (28) dan dua orang penumpang perempuan, tertabrak kereta Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang) di perlintasan kereta Kampung Garuntang, Kelurahan Ketapang, Panjang, Jumat (9/4) sekira pukul 11.30 WIB. Mobil Avanza tersebut terseret kereta Babaranjang hingga 50 meter dari lokasi tabrakan.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, mobil Avanza tersebut dalam kondisi ringsek setelah dihantam kereta dan terseret sejauh sekitar 50 meter. Ketiga penumpang Avanza adalah Riski Wijaya (28) sopir, Serli (28), dan Heni Okta Putri (30). Ketiga korban merupakan pegawai Bank BRI Way Halim cabang Tanjungkarang.

Riski dan Heni saat kejadian berhasil melompat dari dalam mobil ketika mobil tertabrak kereta. Nahas dialami Serli. Ia  tidak dapat membuka pintu mobil sehingga dirinya di dalam mobil, ikut terseret kereta, bahkan sempat terjepit badan mobil.

Komarudin (28), warga di sekitar lokasi kejadian, mengatakan pegawai bank BRI tersebut usai mengecek nasabahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Pada saat mobil hendak berbelok, petugas penjaga perlintasan kereta sudah memberikan aba-aba. Namun, sopir terlihat tampak asik main hanpone mungkin tidak mendengar.

“Sudah dibilang ‘Stop! Sto!’ sama petugas, tetapi sopirnya tidak mendengar. Saya lihat sopirnya lagi mainan HP didalam mobil. Mobil itu tertabraksewaktu mobil berbelok. Karena menyenggol bumper kereta, bodi mobil nyangkut dan saat itu juga terseret mobil itu sama kereta,” kata dia.

Warga membantu mengevakuasi korban yang terjepit di dalam mobil (teraslampung.com/zainal)

Menurut Komarudin, masinis kereta kemudian menghentikan kereta karena banyak  warga yang berteriak setelah melihat mobil itu terseret kereta. Heni masih berada di dalam mobil dalam kondisinya terjepit. Ia lalu dievakuasi oleh petugas kepolisian dan dibantu dengan warga selama satu jam setengah pascakejadian. 

“Kalau korban yang terjepit itu namanya Serli. Selain mengalami luka-luka dia juga mengalami patah tulang pada bagian kaki, korban dilarikan Rumah Sakit Immanuel. Dua orang penumpang lainnya Sama yang duduk di samping sopir sempat loncat waktu mobil itu mulai tertabrak kereta, tetapi yang satu duduk dibelakang masih didalam mobil karena tidak bisa keluar ketika akan membuka pintu mobil,” ucap Komarudin kepada wartawan, Jumat (9/5).

Sementara menurut penuturan Jamaludin Idris (56), penjaga perlintasan kereta, Kereta Babaranjang datang dari arah Tanjungkarang. Sebelum kejadian, mobil Avanza tersebut hendak melintas menuju arah Sinar Laut. Saat mobil berbelok, kata Idris, bumper depan mobil tertabrak kereta dan terseret dan sampai terguling hingga beberapa kali. Begitu mobil berhenti berguling, warga setempat langsung memberi pertolongan.

“Sebelumnya saya sudah memberikan peringatan kepada mereka, sambungnya Jamaludin, tampaknya sang sopir tidak mengindahkan peringatan dan aba-aba dari saya. Sudah saya teriakin keras-keras, karena keretanya sudah dekat. Dia enggak denger. Malah maju terus mobil yang dikendarainya, selain itu juga terlihat supir ini sedang menerima telepon,” ujar Jamaludin.

Petugas Unit Lakalantas Polresta Bandarlampung, Aiptu Agung Prabowo mengatakan, dalam kecelakaan ini, tidak ada korban jiwa hanya mengalami luka ringan dan salah satu penumpang diduga patah kaki.

“Ketiga korban dalam keadaan selamat semua, meskipun salah satu dari mereka terjepit didalam mobil, namun dapat dikeluarkan dengan dibantu oleh warga sekitar saat itu juga korban langsung dilarikan ke rumah sakit Imanuel,” jelasnya.

Loading...