Beranda Teras Berita Badai Rocker Lampung Mengguncang Smanda Olympic

Badai Rocker Lampung Mengguncang Smanda Olympic

380
BERBAGI
Radicals berhasil menjadi juara  pertama atas penampilan mereka yang atraktif dan kreativitas lagu Udiya gubahan mereka yang mereka nyanyikan di Grand Final (6/9). (Foto: Tim 17)





BANDARLAMPUNG – Grand Final SMANDA Olympic Solosong and Band Competition 2014 yang digelar di Mall Kartini Lampung, sabtu ini (6/9) menarik perhatian khalayak ramai. Terutama penonton yang berasal dari kaum remaja.

Ajang pencarian bakat menyanyi dan band ini telah meloloskan 6 finalis solosong putra, 6 finalis solosong puteri, dan 6 finalis band saat semi final. Acara yang telah berlangsung selama 3 hari ini (3, 4, dan 6 September) dimulai dengan serangkaian babak penyisihan dengan jumlah pendaftar sebanyak 46 peserta solosong dan 104 peserta band.

6 finalis dari masing-masing kategori adalah Abdul Salam, M. Hildan, Ade Saputra, Rio Ananda, Airlangga Sani dan Puji dari kategori solosong putera. Veronica Destiana, Vinkanya Fariska, Nazya Widya, Regina Caeli, Nanda Reza dan More Melosa Gitary untuk kategori solosong putri.

Perboden Band, The Radicals, The Wild Horse, Superboy, Overload dan Sharp Project untuk kategori band.

Regina Caeli (SMA FRANSISKUS) membuat warna tersendiri saat penampilannya di SMANDA Olympic Grand Final Solosong Competition (6/9), ia menambahkan koreo yang menawan ketika menyanyikan lagu If Ain’t Got You – Alicia Keys yang membuatnya meraih juara ke-2 di ajang tersebut.

Ajang bergengsi untuk para pelajar se-SUMBAGSEL ini akhrinya menyatakan Puji dari SMAN 16 Bandarlampung sebagai juara 1 solosong putera saat acara puncaknya berlangsng, M. Hildan Eriansyah dari SMA YP Unila di posisi ke-2 dan di posisi ketiga adalah Airlangga Sani dari SMPN 4 Bandarlampung.

Sedangkan ketiga peraih juara solosong puteri adalah More Melosa Gitary dari SMPN 1 Bandarlampung, Nanda Reza dari MAN 2 Bandarlampung dan Regina Caeli dari SMA Fransiskus.

More Melosa berhak menduduki peringkat pertama setelah berhasil menyanyikan nada-nada tinggi dengan apik dan mengungguli Nanda Reza dengan total nilai 896. “Saya bersyukur pada Allah SWT karena kemenangan ini. Sebenarnya sejak awal saya sudah optimis akan masuk 3 besar, tak saya kira malah jadi juara 1. Saya senang bisa ikut SO (SMANDA Olympic) dan terimakasih untuk keluarga dan teman-teman yang sudah mendukung saya.” ujar dara yang mulai belajar vokal sejak umur 5 tahun ini.

Sedangkan untuk kompetisi band, The Overload membuat para penonton terkejut dengan talenta drummer cilik mereka yang memainkan lagu Afterlife milik band hardrock Avenged Sevenfold dan menggubah lagu daerah, Lampung Sai Sang Bumi Ruwa Jurai menjadi bernuansa remaja.

Kejutan rupanya belum cukup untuk menang, Overload harus menelan pil pahit setelah dewan juri memutuskan band Radicals, Perboden, dan Superboy yang memenangkan kompetisi ini.

“Kami memberi apresiasi setinggi-tingginya untuk semua peserta SO Band Competition. Persiapan kalian telah bagus dan hasil aransemen lagu kalian penuh keberanian, ini perlu dikembangkan. Pada lomba ini ada yang menang dan kalah, pesan kami adalah jangan terlalu tinggi hati untuk para pemenang, dan yang sekarang belum berhasil jangan berkecil hati.” ujar para juri SO Band Competition saat mengumumkan para pemenang.

Fatiyah Hayati, Fajri, Arif, Billy, Bintara, dan Ivan berhak berbangga hati atas kemenangan mereka, Radicals tampil mengesankan dengan lagu daerah berjudul Udiya yang mereka aransemen menjadi sangat rock, dan pemilihan lagu penutup dari band Kotak yang berjudul Terbang sangat cocok,

“Radicals senang sekali bisa juara 1 dan dapat menempati podium pertama tahun ini, karena tahun lalu kami hanya masuk 10 besar di SO, persiapan untuk lagu Udiya sendiri kami berlatih selama 2 minggu. Dengan kemenangan ini semoga Radicals semakin kompak, karena kekompakan itu kunci dari kemenangan, dan semoga SO lebih sukses dan tahun depan ada lagi, supaya kami bisa menang lagi, mudah-mudahan,” tutur Fatiyah Hayati sang vokalis band beraliran keras ini.

SO Solosong and Band Competition 2014 adalah acara tahunan yang diselenggarakan demi menyemarakkan rangkaian perlombaan lain di SMANDA Olympic. Cabang perlombaan itu adalah Basketball competition, futsal, softball, journalistic dan Photographer competition, dan tak ketiggalan pula S.CO.R (SMANDA Color Run) lomba marathon yang dibuka oleh walikota Bandarlampung Drs. H. Herman HN., M.M.  dan dilanjutkan dengan pesta warna-warni. Para peserta yang telah mencapai garis finis akan mewarnai tubuh dengan bubuk aneka warna seperti saat upacara Deepawali di India.


(Tim 17 Lomba Jurnalistik Smanda Olympic 2014)

Loading...