Beranda News Lingkungan Badak Sumatera Hamil 7 Bulan, Pecinta Lingkungan Gelar Syukuran dan Bacakan Surat...

Badak Sumatera Hamil 7 Bulan, Pecinta Lingkungan Gelar Syukuran dan Bacakan Surat Yasin

62
BERBAGI
  Para aktivis Yayasan Badak Indonesia (YABI) dan tokoh masyarakat membaca Surat Yasin pada acara 7 bulan kehamilan Ratu, 20 September 2015 lalu (Foto dok YAB/badak.or.id).
  Para aktivis Yayasan Badak Indonesia (YABI) dan tokoh masyarakat membaca Surat Yasin pada acara 7 bulan kehamilan Ratu, 20 September 2015 lalu (Foto dok YAB/badak.or.id).

TERASLAMPUNG.COM – Kehamilan seekor badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis), bagi para pencinta lingkungan hidup, merupakan salah satu peristiwa luar biasa yang layak disyukuri. Maklum saja, badak termasuk jenis satwa langka dilindungi yang sangat sulit hamil. Badak termasuk binatang yang sangat pemalu.

Itulah sebabnya, ketika badak betina bernama Ratu yang selama ini menghuni Suaka Rhino Sumatera (SRS) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur hamil kedua kalinya, para aktivis dan pencinta lingkungan hidup yang tergabung di Yayasan Badak Indonesia (YABI) mengadakan syukuran.

Syukuran sebagai tanda syukur atas kehamilan badak Ratu itu, digelar pada pada  20 September 2015 lalu di SRS TNWK Lampung Timur. Acara syukuran bertepatan dengan akan datangnya perayaan Hari Badak Dunia atau “World Rhino Day” yang jatuh pada tanggal 22 September 2015.

Acara syukuran dihadiri oleh Kantor Balai TNWK, staf YABI, dan pemuka masyarakat sekitar kawasan TNWK.

(Baca: Ratu, Badak Sumatera Betina Penghuni TNWK Menanti Kelahiran Anak Kedua).

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Antonius Vevri, Kepala Seksi SPTN III Kuala Penet, mewakili Kantor Balai TNWK.

Dalam sambutannya beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kinerja YABI selama ini dalam upaya konservasi badak di Indonesia. TNWK akan mendukung kegiatan-kegiatan kolaborasi yang dilakukan oleh YABI dan TNWK dalam upaya konservasi Badak Sumatera.

YABI melalui program pengembangbiakan badak sumatera secara semi in-situ di SRS, telah memberikan andil yang sangat besar terhadap program konservasi Badak Sumatera (Dicerorhinus . sumatrensis).

Kehamilan Ratu kali ini adalah yang kedua, setelah kehamilan sebelumnya berhasil melahirkan Andatu pada 2012 lalu. Acara syukuran kemudian dilanjutkan dengan ‘Yasinan’ dan doa bersama, sebelum diakhiri dengan makan malam bersama.

Dewira/YABI/badak.or.id