Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Badri Tamam: Pemkot Bandarlampung Sangat Peduli Sanitasi Masyarakat

Badri Tamam: Pemkot Bandarlampung Sangat Peduli Sanitasi Masyarakat

430
BERBAGI
Badri Tamam

TERASLAMPUNG.COM — Sekda Kota Bandarlampung Badri Tamam mengklaim Pemkot Kota Bandarlampung sangat peduli dengan persoalan sanitasi masyarakatnya.

Hal itu dikatakan Sekda Badri Tamam usai membuka diskusi publik yang bertajuk akses universal 2019 dan masa depan sanitasi Lampung Kamis (27/12) di sebuah Kafe di Bandarlampung.

“Kota ini sudah menjadi tempat kunjungan wisata hampir semua hotel jika masuk waktu liburan sudah full booking dan Walikota Herman HN sangat concern dengan masalah kebersihan.”

“Pengangkutan sampah misalnya kita ubah mulai dari jam 12.00 malam, infrastruktur kita perbaiki hingga Gang-gang di perkampungan, juga air bersih,” jelas Badri.

Selain itu dia juga mengatakan sulitnya mengubah budaya yang ada di masyarakat seperti masyarakat di daerah pesisir dan daerah kumuh di Bandarlampung.

“Banyak sudah program-program yang sudah digulirkan di daerah pesisir dan daerah kumuh agar masyarakat membiasakan membuang hajat bukan di tepi pantai atau tempat terbuka, kita harus ubah budaya yang seperti itu,” tambah Badri Tamam.

Dia juga memberikan apresiasi kepada penyelenggara diskusi, sebab pada masa kampanye ini kebanyakan diskusi yang dalakukan hanya membahas politik lupa akan kebutuhan masyarakat.

“Diskusi seperti ini sangat bermanfaat sayangnya dilaksanakan di akhir tahun coba di awal tahun agar masukan dari sini bisa kita masukan dalam APBD.”

“Apa lagi peserta diskusinya ada para caleg, bloger juga mahasiswa ini kita dukung ke depan kita siap untuk memfasilitasi,” kata Badri.

Sementara itu penyelenggara diskusi publik dari jejamo.com Adian Saputra mengungkapkan tujuannya adalah membumikan sanitasi di masyarakat.

“Kalau kita dengar kita dengar sanitasi ya WC padahal bukan itu saja ada air bersih, sampah yang lebih penting adalah membuat budaya sehat di masyarakat,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan akan mendorong pemerintah melakukan sosialisasi cara membuat jamban yang sehat kepada masyarakat.

“Sosialisasi tentang jamban sehat itu penting supaya masyarakat tahu berapa jarak ideal antara lubang jamban dengan sumur supaya sumur warga sehat tidak kemasukan bakteri jahat,” katanya.

 

Loading...