Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Bahas Investasi, Dubes India Bertemu Walikota Herman HN

Bahas Investasi, Dubes India Bertemu Walikota Herman HN

546
BERBAGI
Duta Besar India Pradeep Kumar Rawat (tengah) dan Konsul Jenderal Ragu Gururaj (kedua kanan) berfoto bersama dengan Walikota Herman HN beserta jajarannya.

TERASLAMPUNG.COM — Para pengusaha India tertarik untuk menanamkan investasinya di Lampung. Hal ini terungkap dalam kunjungan Dubes India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, bersama Konsul Jenderal India wilayah Sumatera, Raghu Gururaj, dalam pertemuannya dengab Walikota Bandarlampung Herman HN, Senin 10 Februari 2020.

“Saya sudah dua tahun di Indonesia, tapi baru kali ini ke Bandarlampung. Saya berharap kunjungan ini bisa mendorong investor untuk mampir ke Kota Bandarlampung, terutama yang sudah melakukan investasi di Jawa Barat,” ujar Pradeep Kumar Rawat.

Meskipun baru tiba di Kota Bandarlampung, Duta Besar India itu melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan di Provinsi Lampung.

“ Saya baru kali ini mengunjungi Kota Bandarlampung meski singkat dia melihat potensi yang dikembangkan. Saya mendapat informasi Lampung kaya akan karet, kopi, dan sawit,” katanya.

Sementara itu Konjen India wilayah Sumatera Raghu Gururaj menanyakan soal pendirian pabrik ban dan tekstil di Kota Lampung.

Walikota Herman HN menyambut baik kedatangan Dubes India serta Konjen Wilayah Sumatera itu dengan harapan dapat membawa investor untuk menanamkan modalnya di Lampung.

“Saya harapkan ada investor dari India mau menanamkan investasi di sini tenaga kerja tersedia serta perizinan kami buat mudah,” katanya.

“Untuk pabrik ban apalagi, di sini pengahasil karet terbesar artinya bahan baku tersedia, kemudian unggulan lainnya Pelabuhan Panjang merupakan pelabuhan terbesar ke dua di Indonesia,” jelas Herman HN.

Pada kesempatan itu Dubes India Pradeep Kumar Rawat mengatakan pentingngnya peningkatan SDM terutama bidang kesehatan dan sangat baik dikerjasamakan antara India dan Indonesia

“Biaya kesehatan di India termurah dibandingkan negara-negara lain. Rumah sakit di India sudah menerima pasien dari Inggris, Arab, dan negara Asia lainnya dengan pelayanan kesehatan yang baik tetapi murah,” jelasnya.

Dandy Ibrahim

Loading...