Beranda Hukum Teras Kriminal Bandar Besar Narkoba di Lampung Dibekuk Polisi

Bandar Besar Narkoba di Lampung Dibekuk Polisi

856
BERBAGI
Zainal Asikin/Teraslampung.com
Delapan tersangka kasus narkoba saat baru tiba di Mapolda Lampung, Selasa sore, 17 Juni 2014. (Teraslampung.com)



BANDAR
LAMPUNG
– Aparat Polsek Sukarame berhasil meringkus Sutiono alias Junot (30), bandar besar narkoba di Lampung yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Direktorat Narkoba Polda Lampung sejak 2013 lalu. Warga Jl. Gotong Royong Kelurahan Durian Payung,  Kecamatan Enggal, Bandarlampung ini ditangkap di rumahnya, Minggu (13/7) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kapolsek Sukarame Kompol Hendriansyah mengungkapkan, Sutiono  ditangkap setelah petugas terlebih dahulu mengamankan tersangka Firobi (23), warga Kelurahan Jagabaya Kecamatan Sukarame, Sabtu (12/7) sekitar pukul 22.00Wib di Kantor Pos, Jl. Griya Utama Kecamatan Way Halim, Bandarlampung.

“Awalnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Jl. Griya Utama Kecamatan Way Halim itu sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Setelah itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Firobi,” kata Hendriansyah, Rabu (16/7).

Saat dilakukan pemeriksaan, kata Hendriansyah, petugas menemukan ganja seberat 1 ons yang dibungkus dalam koran.

Dihubungi terpisah, Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Lampung, AKBP Zulfikar membenarkan penangkapan yang dilakukan Polsek Sukarame merupakan buronan DitNarkoba Polda Lampung.

”Berdasarkan keterangan Firobi, barang haram itu didapat dari Sutiono untuk dijual kembali seharga Rp400 ribu,” kaya Hendriansyah.

Berdasarkan keterangan Firobi, petugas langsung melakukan penyelidikan kembali pada hari itu juga.”Alhasil, Sutiono berhasil kami amankan dirumahnya didaerah Gotong Royong, Enggal,” kata dia.

Saat menggeledah rumah Sutiono, polisi menemukan ganja siap jual seberat 0,70 kg dan sabu sebanyak 9 bungkus dengan berat 1 gram. “Kami juga menemukan satu pucuk senjata api (Senpi) berikut pelurunya dan uang tunai senilai Rp300 ribu serta dua buah HP,” kata Hendriansyah.

Terkait tersangka Sutiono merupakan buronan Direktorat Narkoba Polda Lampung, Hendriansyah mengaku sudah melakukan koordinasi.”Sudah, kami sudah koordinasi dengan Polda dan kasus ini masih kami mengembangkannya agar bisa menangkap bandar lainnya,” kata dia.

“Ya, benar dia (Sutiono) adalah buronan kami sudah lama. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Sukarame,” kata Zul, Rabu (16/7).

Menurut Zul, Sutiono merupakan bandar besar yang kerap kali mengedarkan narkoba jenis daun ganja di wilayah hukum Polda Lampung.

“Dia memang sudah TO (target operasi) kami, karena sebelumnya kami mengamankan 30 kilogram ganja di rumahnya di daerah Natar. Istrinya Sutiono, Hartati, juga sudah kami  amankan saat kami melakukan penggerebekan di rumahnya dan menemukan ganja 30 kg tersebut,” kata dia.

Loading...