Beranda Hukum Narkoba Bandar Narkoba Ditembak Polisi, Ganja 144 Kg Disita

Bandar Narkoba Ditembak Polisi, Ganja 144 Kg Disita

474
BERBAGI
Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno saat menunjukkan barang bukti ganja yang disita dari tersangka Sarkawi., Minggu (20/8/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, meringkus bandar narkoba, Sarkawi (37) di sebuah bangunan kosong di Kampung Linsu, Rajabasa, pada Sabtu (19/8/2017) lalu sekitar pukul 17.30 WIB.

Polisi terpaksa menembak kaki warga Dusun Tanjung Waras, Desa Merak Batin, Natar, Lampung Selatan tersebut, karena berupaya melawan saat dilakukan penangkapan.

Dari penangkapan tersangka, petugas menyita barang bukti 144 kologram ganja kering siap edar, satu buah terpal plastik dan satu unit telepon genggam.

“Saat penangkapan, tersangka Sarkawi berupaya melawan dan akan melarikan diri. Petugas melumpuhkan tersangka, dengan tembakan dikaki,”kata Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno saat gelar ekspos di Rumah Sakit Bhayangkara bersama Waka Polda Lampung, Brigjen Pol Bonifasius Tampoi dan Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, Minggu (20/8/2017).

Irjen Pol Sudjarno memaparkan, pengungkapan kasus bandar narkoba dan barang bukti 144 kilogram ganja kering siap edar tersebut, berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktifitas di sebuah bangunan kosong di Kampung Linsu, Rajabasa. Dari informasi tersebut, dilakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud.

“Setelah dua hari diintai, petugas mendapati dua orang berboncengan sepeda motor menuju ke bangunan kosong. Lalu salah satu dari mereka, turun dari motor dan masuk ke dalam bangunan kosong itu seperti akan mengambil sesuatu,”ujarnya.

Saat itulah, kata Sudjarno, petugas menyergapnya dan tersangka Sarkawi berupaya melawan petugas dan akan melarikan diri. Petugas melumpuhkan Sarkawi dengan tembakan di kakinya, sementara rekannya berinisial J yang menunggu diatas motor melarikan diri menggunakan sepeda motornya.

“Petugas menggeledah bagunan kosong tersebut, ditemukan empat kardus besar yang didalamnya berisi 142 Kg ganja. Lalu ditemukan lagi, 2 Kg ganja yang berada di dalam karung besar,”terangnya.

Dikatakannya, barang bukti 144 ganja tersebut, didapat tersangka Sarkawi dari pemasoknya asal Aceh berinisial LN. Tersangka sengaja mengontrak bangunan kosong di daerah Kampung Linsu, Rajabasa sebagai tempat untuk menampung dan menyimpan ganja sebelum diedarkan atau dikirim ke pemesannya.

“Ratusan kilogram ganja tersebut, rencananya akan dikirim tersangka ke luar Lampung dan ada juga yang akan diedarkan di Lampung,”ungkapnya.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) sub Pasal 111 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup.

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaTewas Ditembak Usai Bobol Mobil, Yuwantoro 11 Kali Beraksi di Bandarlampung dan Lamsel
Artikel berikutnyaDatangkan Pemateri dari FKIP Unila, FOGIPSI dan MGMP IPS Way Kanan Gelar Pelatihan Guru
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya