Beranda Ekbis Bisnis Bandara Radin Inten II Berubah Nama

Bandara Radin Inten II Berubah Nama

528
BERBAGI
Gubernur Sjachoredin ZP menandatangani prasasti.
Branti,
teraslampung.com–
Gubernur Lampung Sjachroedin ZP meresmikan perubahan nama
Bandara Radin Inten II Lampung menjadi Bandara Radin Inten II Lampung Selatan,
Jumat (21/3). 
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur
Lampung didampingi Kapolda Lampung Brigjen. Pol. Heru Winarko dan Bupati
Lampung Selatan H. Rycko Menoza.
Sjachroedin
mengatakan, perubahan nama itu perlu, karena secara administratif Bandara Radin
Inten berada di wilayah Lampung Selatan. Selain itu tambahnya, perubahan nama
tersebut untuk meningkatkan rasa memiliki oleh masyarakat, sekaligus
mengenalkan potensi Kbupaten Lampung Selatan berikut dengan potensi-potensi
yang lain.
“Perubahan
nama Bandara ini hanya indentitas saja, saya pikir tidak ada masalah, agar
orang mengetahui kalau Bandara Radin Inten itu berada di wilayah Lampung
Selatan. Penamaan itu cukup penting ya walau hanya sekadar nama, karena hal
tersebut menunjukkan identitas dan lokasi, selain itu banyaknya pemekaraan
wilayah juga akan membingungkan masyarakat jika penamaan tidak jelas,” kata
dia.
Menurutnya,
perubahan itu untuk mengikuti perkembangan saat ini, dimana banyak daerah yang
dimekarkan membuat penamaan sangat penting agar tidak membingungkan masyarakat.
Sjachroedin
berharap ke depan bandara itu bisa menjadi bandara internasional dengan
berbagai penambahan fasilitas yang ada. Dijelaskannya dengan konsep yang telah
ada, pembangunan bandara itu bisa berlanjut untuk menjadi bandara
internasional.
Saat
ini kondisi bandara masih dalam proses pembenahan termasuk landasan pacu yang
masih 2.500 meter belum bisa untuk pesawat ukuran besar.
“Konsep
ke depan untuk menjadikan embarkasi penuh dan bandara internasional sudah ada,
karena Pemprov Lampung sudah membebaskan lahan di kawasan bandara seluas 148
hektare, yang nantinya akan menjadi ruang tunggu untuk mengurai kepadatan arus
lalu lintas di jalan lintas Sumatera,” ujarnya.
Perubahan
nama Bandara Radin Inten II itu dilakukan berdasarkan Surat Kementerian
Perhubungan RI No. KM127 tahun 2013 tanggal 30 Desember 2013.
Bandara
Radin Inten II dibangun tahun 1943 oleh Jepang. Awalnya bernama Pelabuhan Udara
Branti, Pada tahun 1985 pemerintah RI menggantinya dengan nama Bandar Udara
Branti.Pada 2006 nama tersebut berubah menjadi Bandara Radin Intan II Lampung.
Sejak 21 Maret 2013 berganti nama lagi menjadi Radin II Lampung Selatan. (Andi Syaiful/Lina)

Loading...