Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Bandarlampung Masuk Kategori Zona Merah Radikalisme, Ini Kata Walikota Herman HN

Bandarlampung Masuk Kategori Zona Merah Radikalisme, Ini Kata Walikota Herman HN

655
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Wali kota Herman HN mengatakan Kota Bandarlampung masuk kategori zona merah radikalisme. Terkait hal itu, Herman HN meminta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) selalu waspada dan menjaga ketertiban serta keamanan.

“Daerah kita masuk zona merah radikalisme. Untuk itu, jangan sampai ada tamu yang tidak dikenal masuk ke lingkungan kita. Yang tidak dikenal segera laporkan ke lurah atau camat. Mari kita awasi bersama agar kota kita aman,” katanya dalam acara pengukuhan dan pelantikan anggota Satlinmas Kota Bandarlampung, di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Rabu, 26 Februari 2020.

Kepada empat ribu Satlinmas yang dilantik dan dikukuhkan itu Herman HN juga meminta mereka membantu aparat penegak hukum untuk memberantas narkoba di Kota Bandarlampung.

“Narkoba harus kita berantas semua, jangan pandang bulu mau dia orang hebat atau sebagainya, kita laporkan. Jangan takut melaporkan yang narkoba itu,” tegasnya

Sementara itu, Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Bandarlampung Suhardi Syamsi mengatakan, dasar dibentuknya Satlinmas ini karena Kota Bandarlampung masuk zona merah keamanan dan darurat narkotika.

“Beberapa kali Densus 88 menangkap terduga terorisme dan pada tahun-tahun terakhir tercatat ada potensi ganguan keamanan di sini,” jelasnya.

Ditambah lagi berdasarkan laporan Polresta dan Kejari bahwa ada sekitar 2.000 kasus yang sedang ditangani, dari jumlah kasus itu 50 persen lebih kasus narkoba.

“Jika kita melihat data tersebut berarti ini sudah masuk darurat narkoba,” kata Suhardi Syamsi.

Dandy Ibrahim

Loading...