Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Lampung Utara

Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Lampung Utara

2678
BERBAGI
Warga korban banjir berusaha menyelamatkan barang berharga mereka,Minggu,17 Februari 2019.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Ratusan rumah penduduk yang berada di bantaran sungai di Lampung Utara diterjang banjir bandang, Minggu ‎(17/2/2019). Meluapnya sungai diperkirakan akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak Minggu sore hingga malam.

Berdasarkan pantauan, banjir kali terlihat lebih dahsyat dibanding tahun – tahun sebelumnya. Sebab, sejumlah jalan seperti Jalan Ksatria, Jalan Abrati, Jalan Raden Intan, Jalan Hamami F. Mega ‘terputus’ (terendam air). Banjir juga bahkan merangsek hingga kawasan pasar pagi Kotabumi.

BACA: Banjir Merata di Lampung Lampung, Puluhan Rumah di Pringsewu Roboh

Ketinggian air bervariasi mulai dari selutut hingga sepinggang orang dewasa. Daerah yang terparah terkena banjir di antaranya daerah Rawakarya, Tanah Miring, Paseban, Muarajaya.

“Air mulai naik sekitar sejak dini hari tadi. Sampai sekarang terus naik dan merendam warga,” terang Weli, warga tanah miring.

Menurut Weli, sedikitnya terdapat 26 rumah warga yang terendam banjir di daerahnya. Rumah – rumah warga itu kebanyakan berdiri tak jauh dari bibir sungai.

“Sekitar 26-an rumah yang terkena banjir di sini,” kata dia.

Di tempat berbeda, Asmin, warga daerah Rawakarya mengatakan, luapan air sungai telah masuk ke rumah sejak Minggu dini hari. Bukannya surut, air malah terus meninggi hingga nyaris mencapai bibir jalan.

“Banjir kali ini cukup besar jika dibandingkan dengan tahun – tahun lalu,” tuturnya.

Di sisi lain, Lurah Kotaalam, Felix Sulandana yang kebetulan ditemui saat meninjau lokasi banjir menjelaskan bahwa jumlah rumah warga yang terkena banjir di kelurahannya mencapai sekitar 115 rumah.

“Data sementara, jumlahnya mencapai sekitar 115 rumah. Kemungkinan akan terus bertambah karena air sepertinya terus naik,” kata dia.

Loading...