Beranda News Nusantara Banjir Kepung Bandung Selatan

Banjir Kepung Bandung Selatan

202
BERBAGI

Fernanda Gunsan/Teraslampung.Com

Banjir (ilustrasi)

Bandung—Banjir kepung Bandung Selatan. Hingga Senin (03/03) malam, air mencapai setinggi 3 meter. Para pengungsi memadati beberapa aula yang disediakan Badan Penanunggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, seperti di aula Kelurahan Baleendah.

Sementara data dari BPBD Kabupaten Bandung sekitar 10 ribu rumah terendam banjir mulai dari 50 cm hingga 1,5 meter. Terparah terkena banjir adalah Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot.

Banjir yang tidak reda hingga malam Senin, karena hujan terus mengguyur daerah tersebut. Tampak penduduk bergelombang mengungsi. Mereka berjalan kaki melintasi genangan iar, sementara lainnya menggunakan perahu.

Korban banjir berdatangan dari beberapa kelurahan di Baleendah, serta di beberapa kelurahan di Dayeuhkolot. Para korban banjir menuju beberapa tempat posko pengungsian yang telah ditentuukan oleh BPBD Kabupaten Bandung.

Diperkirakan jumlah pengungsi adalah 3000 jiwa, tersebar di beberapa posko pengungsian. Para pengungisi di Aula Serba Guna Kelurahan Beendah ada sekitar 300 jiwa pengunggsi, sehingga memadati aula.

Herlina, pengungsi asal Mekarsari, Baleendah, mengaku mengungsi bersama tiga anggota keluarga karena rumahnya terendam hingga sedada. Dikatakannya, hingga malam belum ada bantuan makanan dan minuman.

“Padahal kami ngungsi sejak senin pagi,” kata Herlina.

Data banjir dari. BPBD Kabupaten Bandung:
Senin: pukul 03.03.14. s/d pkl 10.30 WIB di Kec. Dayeuhkolot
a. Desa Citeureup 
1) ketinggian air 50 s/d 150cm menggenangi Kampung Leuwi bedeng 4 rw (01,02,03 dan 14).
2) rumah yang tergenang 1500 rmh,1805 KK, 4.100 jiwa.
3) pengungsi di:
a) Mesjid alHhilal 10 KK, 25 jiwa,
b) PLN 15 KK, 40 jiwa.

b. Desa Dayeuhkolot
1)  ketinggian air 50 cm s/d 150 cm, menggenangi kp. 11 rw {01,02,03,04.05.07.08.09.11. 13. 14).                         
2) rumah yang tergenangi 900 rmh, 3717 KK, 1.3719 jiwa.                       
3) pasum yang tergenangi: masjid: 4 bh,  4 SDN, dan Kantor Desa Dayeuhkolot
4) pengunsi di :
a) masjid al-Sofiah 9kk/27 jw
b) aula kntr kec 9kk/35jw
c) ktr polsek 12kk/50jw.
d) ktr desa14kk/49jw.
e) mesjid alhidayah 3kk/10jw

c. Ds. Cangkuang Wetan
1) ketinggian air 50 s/d 100cm menggenangi 4rw (01,02,07 dan 08 ).
2) rmh yg tergenang 175 rmh,193 KK, ,579 jiwa.
3) pgungsi nihil.

d. Kel. Pasawahan
1) ketinggian air 10 cm s/d 70 cm mengenangi 2 rw (02 dan 03).                
2)  rumah yg tegenang 67rmh, 99 KK, 305 jiwa. 
3) pengungsi di :
a) mesjid al Amanah 7 KK, 19 jiwa
b) gor kel. 9 kk 32 jw.

Puting Beliung Rusak 32 Rumah di Sukabumi


Sementara di Kecamatan Badak, Sukabumi, Jawa Barat, sedikitnya 32 rumah rusak akibat diterjang puting beliung. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Saat ini warga terpaksa memperbaiki sisa kerusakan material bangunan, dan dilaporkan belum ada bantuan pemerintah atas musibah tersebut.

Menurut warga angin kencang disertai hujan terjadi cukup lama pada Senin (03/03) sore, telah merusak tidak kurang 32 rumah, pepohonan dan tanaman warga juga roboh. Kendati hanya lima belas menit, angin besar itu membuat sebagian bangunan terutama genteng jatuh dan rusak.

Warga mengaku sempat panik dan ketakutan saat terjadi angin kencang, namun setelah reda baru mereka sadar jika angin telah membuat rumah mereka rusak. (isb/SJO)

Loading...