Beranda Hukum Bank Mandiri Laporkan Media Online ke Polda Karena Diberitakan Bangkrut

Bank Mandiri Laporkan Media Online ke Polda Karena Diberitakan Bangkrut

863
BERBAGI
Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Rohan Hafas saat ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi
Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Rohan Hafas (Foto:Tempo/Hendartyo Hanggi)

TERASLAMPUNG.COM  —  Senior Vice President Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas melaporkan situs berita online FNN.co.id ke Polda Metro Jaya Rabu, 14 Agustus 2019. Pelaporan itu ihwal pemberitaan situs berita tersebut mengenai bangkrutnya Bank Mandiri dan mengalami kerugian hingga Rp 9 triliun.

“Kami menyampaikan berita yang terpampang di FNN itu 100 persen hoax dan tidak ada yang kami tidak mengalami seperti yang disampaikan,” kata Rohan usai diperiksa di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kamis, 15 Agustus 2019.

Menurut Rohan akibat pemberitaan itu beberapa nasabah bank merasa khawatir dan bertanya ke pihak bank. Ia khawatir jika isu itu tak segera ditanggulangi, maka akan semakin menimbulkan keresahan kepada 30 ribu nasabah bank pelat merah tersebut.

“Ini mungkin pertama kali Bank Mandiri jadi korban hoax dan kami tidak ingin ini,” kata Rohan.

Dalam berita yang dimuat oleh FNN.co.id, disebutkan Bank Mandiri baru saja mengalami serangan cyber hingga mengalami kerugian sebesar Rp 9 triliun. Berita itu juga menarasikan serangan cyber tak terlepas dari peristiwa erornya sistem di Bank Mandiri pada 20 Juli lalu. Saat itu, beberapa nasabah kehilangan saldonya di rekening.

Akibat kerugian tersebut, Bank Mandiri harus menjual perusahaannya ke pemerintah Cina. Berita yang tersebar sejak Selasa lalu itu kini sudah tersebar di laman Facebook dan telah dibaca oleh 36 ribu orang.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menjelaskan pihaknya menerima laporan Bank Mandiri itu dan telah memeriksa keterangan pelapor. “Kami lakukan penyelidikan, nanti kita klarifikasi terlapor seperti apa dan saksi-saksi yang lain dan barbuknya seperti apa,” kata Argo.

Berdasarkan penelusuran Teraslampung.com pada Kamis malam, 15 Agustus 2019, FNN.co.id atau FNN (Forum News Network) adalah kantor berita umum yang merupakan versi baru dari Majalah Keadilan. Media tersebut diterbitkan oleh Yayasan Keadilan, Jakarta dengan SIUP era Orde Baru, yaitu SIUPP No. 265/SK/MENPEN/D2/1990 Tanggal 25 April 1990. Namun, penerbitan saat ini di bawah payung PT Forum Adil Mandiri.

Meskipun berusia tua, dalam peringkat Alexa media fnn.co.id kurang begitu bagus. Pada Kamis malam (15/8/2019), di Alexa.com tercatat media tersebut pada posisi 19.308 untuk ranking nasional (Indonesia) dan 3,343,781 untuk peringkat global (internasional.

Media yang pemimpin redaksinya dijabat Toni Hasyim itu beralamat di Kompleks Golden Centrum, Jl. Majapahit No. 26 Blok AF, Jakarta Pusat 10160. Meskipun dengan anggota redaksi banyak, media ini tidak mencantumkan nama penanggung jawab seperti yang disarankan oleh Dewan Pers.

Teras.id | Tempo.co

Loading...