Beranda Ekbis Bisnis Bank Pasar Bandarlampung Sertakan Modal di Koperasi dan Bank Syariah

Bank Pasar Bandarlampung Sertakan Modal di Koperasi dan Bank Syariah

76
BERBAGI
Sekda Badri Tamam bersama Direktur Bank Pasar Ahmad Tamidi bersama pengurus koperasi dan Bank Perkriditan Rakyat Syariah usai menandatangani Mou penyertaan modal.
Sekda Badri Tamam bersama Direktur Bank Pasar Ahmad Tamidi bersama pengurus koperasi dan Bank Perkriditan Rakyat Syariah usai menandatangani Mou penyertaan modal.

TERASLAMPUNG.COM — Bank Pasar Kota Bandarlampung melakukan penandatangan Memoradum of Understanding (MoU) untuk penyertaan modal untuk empat koperasi dan satu bank syariah.

Penandatangan MoU yang disaksikan oleh Sekdakot Bandri Taman antara Bank Pasar dengan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Ragom Gawi, Koperasi Handayani, Koepari Betik Gawi dan Koperasi Lingkungan Hidup dilaksanakan di ruang rapat walikota Rabu (7/11).

Sekda Badri Tamam usai MoU mengatakan kerjasama ini sebagai implementasi pembinaan antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang merupakan amanat Permendagri.

“Bank Pasar BUMD kita yang sudah besar menjadi pembina bagi yang lain yang sudah tumbuh atau yang baru tumbuh, kalau semuanya menjadi besar kan ada kontribusi bagi PAD juga untuk para anggota koperasi,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan ditengah persaingan antar bank yang makin ketat hendaknya Bank Pasar bisa memberikan bunga yang kompetitip kepada koperasi dan Bank Syariah.

“Sekarang ini persaingan antar bank makin ketat sampai-sampai para Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sudah ada Bank yang meliriknya, sebab honor mereka (TKS) kan tahun depan sudah Rp.2 juta,” ungkap Badri Tamam.

Sementara itu Direktur Bank Pasar Ahmad Tamidi menjelaskan bunga yang akan diberikan kepada koperasi dan bank syariah itu diupayakan kompetitip.

“Ini baru MoU selanjutnya kita akan lihat proposal yang ditawarkan oleh mereka yang penting koperasi untung Bank Pasar juga untung, intinya kita berbagi kue lah,” ujarnya.

Harapan untuk mendapat bunga yang kompetitip atau rendah serta kemudahan lainnya disampaikan pengurus Koperasi Handayani Tatang.

“Karena kami (Koperasi) tidak punya jaminan aset hanya dana anggota maka kami minta diberi kemudahan, selain itu plafont pemintaan dari kami juga bisa dipenuhi, misalnya kami pinjam Rp. 5 milyar ya keluar Rp. 5 milyar,” harap pensiunan Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung itu.

Dandy Ibrahim

Loading...