Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Bantuan DAK, 45 Gedung Sekolah di Lampung Utara akan Rehabilitasi

Bantuan DAK, 45 Gedung Sekolah di Lampung Utara akan Rehabilitasi

171
BERBAGI
SDN Sidodadi atapnya nyaris ambruk dan sangat membahayakan keselamatan para siswa.
SDN Sidodadi atapnya nyaris ambruk dan sangat membahayakan keselamatan para siswa.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Sebanyak 45 sekolah di Lampung Utara mendapat bantuan rehabilitasi atau pembangunan gedung yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2018.

“Total bantuan DAK pendidikan tahun ini berjumlah Rp14 Miliar. ‎Bantuan DAK ini dialokasikan untuk rehabiitasi atau pembangunan gedung bagi 45 sekolah,” kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan DAK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Adi Awang di kantornya, Senin (15/10/2018).

‎Masih kata Adi Awang, ke-45 sekolah yang mendapat bantuan DAK ini terdiri dari 30 SD, 14 SMP, dan 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Kendati demikian, jenis pembangunan dari masing – masing sekolah tidaklah sama.

“Jenis pekerjaan pembangunannya ada dua, yakni rehabilitasi gedung dan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta gedung laboratorium. Jadi, tiap sekolah belum tentu sama jenis pekerjaannya,” terangnya.

Untuk rehabilitasi gedung, menurut Adi Awang, seluruhnya diperuntukkan bagi SD dan SKB. Sementara untuk pembangunan RKB/laboratorium diperuntukkan bagi SMP. ‎Dengan adanya perbedaan jenis pekerjaan ini sudah barang pasti besaran DAK yang diterima oleh tiap sekolah berbeda – beda.

“Besaran anggaran untuk rehabilitasi gedung bervariasi mulai dari Rp200 juta – Rp300 juta. Kalau untuk RKB dan laboratorium besarannya mencapai Rp300 juta,” papar dia.

Ke-45 sekolah penerima bantuan DAK ini tersebar ‎di 13 kecamatan. Kecamatan – kecamatan itu, yakni
‎Kotabumi Selatan, Kotabumi, Bukit Kemuning, Sungkai Utara, Abung Tengah, Abung Surakarta, Muara Sungkai, Hulu Sungkai, Sungkai Barat, Abung Kunang, Abung Tinggi, Abung Selatan, dan Abung Semuli.

‎”Para sekolah penerima bantuan DAK ini sudah ‎melalui mekanisme yang berlaku sebelum ditetapkan layak atau tidaknya sekolah mereka mendapat bantuan DAK tahun ini,” tuturnya.

Seluruh pekerjaan pembangunan yang menggunakan sistem swakelola itu wajib diselesaikan sebelum pertengahan bulan Desember mendatang atau sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan (90 hari).

“Dalam waktu 90 hari, seluruh pekerjaan yang bersumber dari DAK pendidikan harus sudah rampung,” tegas dia.

Loading...