Banyak Anggota Dewan Mangkir, Rapat Paripurna Penyampaian Raperda APBD Lamsel 2016 Gagal Digelar

Bagikan/Suka/Tweet:

Iwan J Sastra/Teraslampung.com

Rapat Paripurna DPRD Lampung Selatan (ilustrasi)

LAMPUNG SELATAN – Rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2016, di Gedung DPRD setempat, Selasa (17/11) pagi, gagal digelar. Gagalnya rapat paripurna tersebut, disebabkan banyaknya anggota DPRD Lamsel yang tidak hadir sehingga tidak kuorom atau tidak memenuhi syarat digelarnya rapat.  Akhirnya, rapat paripurna penyampaian Ranperda APBD 2016, ditunda untuk 3 (tiga) hari kedepan.

Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosadi menjelaskan, banyaknya anggota dewan tidak hadir, itu dikarenakan ada yang sakit dan izin. Selain itu juga, lanjutnya, ada yang sedang melaksankan kegiatan roadshow dalam rangka pilkada.

“Ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam acara rapat paripurna ini, bukan karena faktor kesengejaan. Yang jelas, nanti akan diagendakan untuk menggelar rapat pimpinan (Rapim) lagi. Apabila, teman-teman anggota dewan yang lain sudah sepakat, maka rapat paripurna penyampaian ranperda APBD 2016, akan digelar kembali,” ujar Hendri, kepada wartawan usai menutup acara penundaan rapat paripurna, di ruang rapat Gedung DPRD Lampung Selatan.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Lampung Selatan Kherlani mengatakan banyaknya anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat paripurna tidak ada unsur kesengajaan atau ganjal-mengganjal soal anggaran.

“Ketidakhadiran anggota dewan pada saat rapat paripurna, itu merupakan hal yang biasa. Apalagi, ada anggota dewan yang sakit. Saya rasa dewan pun tahu ada konsekuensinya apabila terjadi keterlambatan dalam pembahasan ranperda APBD. Mungkin saja nantinya pembahasan digelar bisa sampai malam hari,” katanya.

Informasi yang diperoleh Teraslampung.com, dari jumlah 48 orang anggota DPRD Lampung Selatan, hanya terdapat 23 orang yang hadir untuk mengikuti rapat paripurna, sementara yang tidak hadir berjumlah 25 orang.

Diketahui, anggota dewan yang tidak hadir itu adalah Ismet H Jaya Negara, Ahmad Muslim, Sidij Maryanto, Firdaus dan Made Sukintre, semuanya dari partai Golongan Karya (Golkar).

Kemudian, Fuji Satono, Mohamad Akyas dan Lukman dari PKS, lalu Zainal Abidin, Sukardi dan Yuli Gunawan dari PAN. Selanjutnya Sutan Agus Triendy dan Syaful Anwar dari Partai Gerindra.

Sementara itu, anggota DPRD Lamsel dari Partai Demokrat yang tidak hadir yakni Ketut Wartadinanta, Supriyadi, Sukarneniwiryodinoto, dan A.Bakrie. Dan dari partai NasDem adalah Hasanuri dan Muhizar. Dari Partai Hanura yakni Joko Purnomo, kemudian dari partai PDIP yang tidak hadir atasnama Hipni.