Beranda Medsos Banyak Muatan Konten Porno, WhatsApp Terancam Diblokir

Banyak Muatan Konten Porno, WhatsApp Terancam Diblokir

962
BERBAGI
Ilustrasi(Mashable)

TERASLAMPUNG.COM — Banyaknya konten porno di sejumlah grup WhatsApp membuat Kementerian Komununikasi dan Informatika (Kemenkominfo) gerah. Kemenkominfo akan segera memblokir layanan pesan instan itu pada Rabu (8/11) mendatang jika pihak WhatsApp tidak merespons permintaan Kementerian kominfo untuk memblokir konten pornografi dalam bentuk format gambar GIF yang ada di layanan perpesanannya.

“Pemblokiran dilakukan kalau tidak ada tanggapan serius dari WhatsApp. Rabu harusnya respon. Kalau ngga direspon bakal diblokir WhatsApp,” tegas Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, saat konferensi pers di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin (6/11).

Semuel mengaku pihaknya sudah menyampaikan  peringatan kepada WhatsApp sebanyak tiga kali. Yakni pada  Minggu (5/11) malam, Senin (6/11) dini hari, dan Senin (6/11) pagi.

Menurut Semual, pihaknya tidak hanya menyampaikan peringatan kepada WhatsApp.

“Kementerian Kominfo juga sudah mengontak Tenor dan Giphy sebagai penyedia konten GIF di WhatsApp. Sebab, konten pornografi dalam bentuk gambar bergerak dengan format GIF itu memang disediakan oleh pihak ketiga itu. Giphy sudah memberi respons dan akan melakukan pembersihan konten miliknya untuk Indonesia,” katanya.

Semuel mengungkapkan, pihak Giphy sudah koordinasi dan berjanji akan membantu pemerintah Indonesia untuk memfilter konten mereka di Indonesia.

“Untuk tenor, Kementerian Kominfo sudah memblokir enam DNS milik tenor. Keenam DNS tersebut diantaranya adalah tenor.com, blog.tenor.com, ip.com, qr.tenor.com, media1.tenor.com,” imbuhnya.

Sebelumnya pemerintah Indonesia sudah sempat memblokir Giphy di Indonesia. Untuk kasus kali ini, Semuel menuturkan bahwa Giphy akan mengikuti aturan perundangan Indonesia.

Reaksi keras terhadap maraknya konten porno di WA juga disampaikan Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari.

Almasyhari meminta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk melakukan pemblokiran terhadap konten berbau pornografi di aplikasi Whats App.

Ia menilai konten tersebut berbahaya karena tidak ada fitur penyaring atau filter sehingga bisa membuat siapa saja mampu mengaksesnya.

“Menkominfo harus segera memblokir konten WA yang terkait konten porno yang terdapat dalam aplikasi GIFnya,” ujar Abdul Kharis melalui keterangan tertulis, Senin (6/11/2017).

 

Loading...