Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Banyak Program tak Terealisasi, HMI Kotabumi Tolak LKPj Bupati Lampung Utara 2015

Banyak Program tak Terealisasi, HMI Kotabumi Tolak LKPj Bupati Lampung Utara 2015

275
BERBAGI
Lambang HMI (ilustrasi)

Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kotabumi, Lampung Utara,menolak Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun anggaran 2015. LKPj ini dinilai tak lebih dari catatan kertas yang tak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

‎”Kami pengurus HMI menolak LKPj Bupati tahun 2015 karena implementasi di lapangan bak jauh panggang dari api. Realisasi berbagai program yang di susun oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jauh dari kata memuaskan,” tegas ketua bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD), HMI, Ade Chandra dalam rilisnya kepada Teraslampung.com, Selasa malam (17/5)

Sikap penolakan atas LKPj tersebut, menurut aktivis muda ini, bukan sebuah sikap spontanitas yang terjadi karena ketidaksengajaan melainkan telah melalui kajian atau penelaahan yang dilakukan secara komprehensif atau mendalam terhadap visi dan misi Bupati yang terangkum dalam program Windu Cita. Menurut mereka, capaian keberhasilan program Windu Cita yang meliputi bidang keamanan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, lingkungan, dan agama, serta pemerintahan ini dapat dikatakan belum maksimal.

Secara matematis, kata dia lagi, mestinya capaian keberhasilan kedelapan bidang tersebut mencapai sekitar 20 persen/tahunnya sehingga pada tahun 2019, capaian keberhasilan itu akan mencapai angka 100 persen. Jika pola itu diterapkan maka seyogianya capaian keberhasilan kedelapan program unggulan itu telah mencapai 40 persen pada dua tahun masa kepemimpinan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. Sayangnya, capaian keberhasilan berbagai program prioritas itu di mata mereka baru mencapai sekitar 18 persen saja.

“Dalam dua tahun kepemimpinan Bupati, HMI cabang Kotabumi menilai capaian keberhasilan ke-8 prioritas itu baru di angka18 persen. ‎Mestinya, dalam dua tahun ini, capaian keberhasilan itu menyentuh angka 40 persen!!” tukasnya.

HMI berharap ‎kalangan legislatif yang menjadi representatif/perwakilan ratusan ribu suara rakyat Lampung Utara untuk menelaah atau mengkaji secara menyeluruh berbagai kekurangan dan kelemahan dalam LKPj yang disampaikan Bupati karena ini menyangkut kepentingan rakyat selama tiga tahun ke depan. Hasil kajian DPRD itulah yang semestinya dijadikan rekomendasi kepada Bupati sehingga dapat lebih memacu adrenalin para petinggi Pemkab untuk lebih giat memajukan Kabupaten yang berjuluk Ragem Tunas Lampung Ini.

‎”Sebagai wakil rakyat Lampung Utara, sudah selayaknyalah mereka (anggota DPRD,red) melakukan penelaahan dan pengkajdian atas LKPj tersebut. Tujuannya, agar segala kekurangan dan kelemahan yang terjadi selama ini dapat segera dibenahi,” pinta dia.

Loading...