Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Banyak Selisih Jumlah Anggaran pada Pidato Pertanggungjawaban APBD Lampung Utara 2019

Banyak Selisih Jumlah Anggaran pada Pidato Pertanggungjawaban APBD Lampung Utara 2019

697
BERBAGI
Ketua DPRD Lampung Utara, Romli (kanan) menerima ‎dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Lampung Utara tahun 2019 dari Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, Rabu (15/7/2020).
Ketua DPRD Lampung Utara, Romli (kanan) menerima ‎dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Lampung Utara tahun 2019 dari Plt. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo, Rabu (15/7/2020).

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Sejumlah fakta menarik ditemukan di dalam pidato pengantar penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Lampung Utara tahun 2019 oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Utara, Budi Utomo di Gedung DPRD Lampung Utara, Rabu (15/7/2020). Fakta-fakta itu terutama adanya selisih atau perbedaan jumlah anggaran.

BACA: APBD Lampura Tahun 2019 Ternyata Susut Rp200 Miliar

Jumlah nilai anggaran banyak yang tidak sama jika dibandingkan dengan pidato pengantar laporan kinerja pemerintah pada April‎ 2020. Padahal, kedua laporan itu sama – sama bermaterikan APBD 2019.

Selisih angka pertama ditemukan pada realisasi ‎pendapatan daerah. Dalam laporan kinerja pemerintah pada April 2020 lalu, jumlahnya Rp1.775.731.796.783,96. Namun, jumlahnya turun menjadi Rp1.775.728.271.783,96 di dalam laporan keuangan.

Perbedaan angka kedua ditemukan di dalam realisasi pendapatan asli daerah (PAD). Pada laporan kinerja pemerintah lalu, jumlahnya hanya Rp101.829.440.158,94‎. Dalam pidato pengantar keuangan hari ini, jumlahnya mengalami kenaikan menjadi Rp102.587.471.150,03.

Selanjutnya, ‎selisih jumlah terjadi di lain – lain pendapatan asli daerah yang sah. Jumlahnya Rp66.091.456.038,48‎ dalam laporan keuangan, sedangkan di laporan kinerja pemerintah, jumlah hanya Rp65.333.425.047,39

Perbedaan jumlah anggaran juga terjadi di realisasi belanja daerah. Pada laporan keuangan, jumlahnya Rp1.676.300.350.023,25. Jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah di laporan kinerja pemerintah yang mencapai‎ Rp1.676.303.875.023,25

Terakhir, selisih jumlah yang cukup mencolok terjadi di realisasi belanja pegawai. Besaran belanja pegawai dalam laporan keuangan mengalami kenaikan drastis jika dibandingkan dengan laporan kinerja pemerintah.‎ Dalam laporan kinerja pemerintah jumlahnya hanya ‎Rp756.849.383.053,00‎, sedangkan di dalam laporan keuangan jumlahnya Rp840.159.820.877,00.

Belum ada penjelasan lebih lanjut dari Pemkab Lampung Utara terkait adanya selisih nilai anggaran dalam APBD 2019 tersebut.

Loading...