Barang Bukti Pembegalan, Pemilik Kendaraan Bisa Cek di Polres Lampura

  • Bagikan
Barang bukti pembegalan disita Polres Lampura.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kapolres Lampung Utara, AKBP  Esmed ‎Eryadi, mengimbau warga yang menjadi korban begal segera mendatangi Mapolres untuk mengenali barang bukti mobil dan sepeda motor yang mereka amankan dari para pelaku begal yang ditangkap.

“Kami imbau bagi korban curas segera mendatangi Mapolres ‎untuk memastikan apakah mobil atau sepeda motor mereka itu salah satu di antara barang bukti yang kami amankan dari para pelaku kejahatan,” imbau Kapolres, di Mapolres, Senin (7/11/2016).

Selain diminta datang, Kapolres juga meminta warga untuk membawa dokumen – dokumen sah bukti kepemilikan kendaraan bermotor mereka. Dokumen – dokumen ini diperlukan jika warga ingin membawa pulang kembali sepeda motor yang sempat dirampas oleh para pelaku begal.

“Silakan datangi Satuan Reserse dengan bawa dokumen kendaraan yang sah,” terangnya.

Sebelumnya, ‎dalam kurun waktu Oktober hingga November ini, Polres Lampung Utara mengungkap 26 kasus kejahatan berikut 26 tersangkanya. Kasus – kasus yang terungkap masih didominasi oleh kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian dengan kekerasan kendaraan bermotor (curasmor).

‎”Dari Oktober hingga awal November, ada 26 kasus dengan 26 tersangka yang kami ungkap dan tangkap,” kata dia.

Ke-26 kasus itu, kata Kapolres lagi, terdiri kasus Curat dengan 6 kasus dan 7 tersangka, Curasmor dengan 6 kasus dan 5 tersangka. Lalu, Curatmor (pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor) dengan 5 kasus dan 5 tersangka. Selanjutnya, kasus Curas dengan 1 kasus dan 1 tersangka serta kasus percobaan Curat dengan 2 kasus dan 3 tersangka.

“Selain itu, masih ada 3 kasus senjata api dengan dua tersangka dan 1 kasus judi togel dengan 1 tersangka serta 1 kasus uang palsu dengan 1 tersangka,” paparnya.

Adapun barang bukti hasil kejahatan yang diamankan yakni 4 unit mobil Pikap, 8 unit sepeda motor, 3 pucuk senjata api berikut 9 amunisinya, 1 unit Notebook, 4 unit ponsel, 3 bilah senjata tajam, 7 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dan barang bukti rekap judi togel, serta sejumlah dompet.

  • Bagikan