Beranda Hukum Kriminal Bareskrim Mabes Polri Gerebek Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM di Panjang

Bareskrim Mabes Polri Gerebek Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM di Panjang

339
BERBAGI
Barang bukti yang disita tim Bareskrim Mabes Polri dari dalam gudang diduga menimbun dan mengoplos BBM di Jalan Soekarno Hatta (Bypass), Panjang

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, menggrebek salah satu gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan dan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) berseubsidi di Jalan Soekarno Hatta (Bypass), Panjang tepatnya di depan pabrik Sinar Laut, Selasa (30/5/2017) sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, teraslampung.com, tim dari Bareskrim Mabes Polri langsung menggeledah gudang tersebut, yang disinyalir jadi tempat penimbunan dan pengoplosan BBM Subsidi.

Dari dalam gudang tersebut, polisi mengamankan tiga orang, yakni dua orang sopir tanki dan L 300 serta satu orang kernet. Petugas juga menyita barang bukti, berupa satu unit mobil tanki berisi BBM jenis pertalite dan pertamax dengan kapasitas isi 24.000 liter, kemudian satu unit mobil truk warna biru dan satu unit mobil L300.

Selain itu juga, dari dalam gudang tersebut yang belum diketahui siapa pemiliknya, banyak ditemukan BBM disinyalir oplosan. BBM diduga oplosan tersebut, akan diedarkan di beberapa wilayah di Lampung.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono saat dikonfirmasi membenarkan, adanya penggeledahan yang dilakukan oleh tim dari Mabes Polri di sebuah gudang di Jalan Soekarno Hatta (Bypass), Panjang yang diduga sebagai tempat penimbunan dan pengoplosan BBM.

“Ya benar, ada penggeledahan yang dilakukan tim Mabes Polri di gudang di wilayah Panjang. Tapi kami hanya back-up saja,”ujarnya kepada teraslampung.com, Rabu (31/5/2017).

Saat ditanya lebih rinci dan disinggung mengenai berapa keseluruhan barang bukti yang disita dan pemilik gudang tersebut, mantan Kapolres Banyumas ini mengatakan, pihaknya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai pengungkapan tersebut. Menurutnya, karena itu merupakan kewenangan Bareskrim Mabes Polri.

“Kami tidak tahu detailnya seperti apa, karena pengungkapan itu bukanlah penyelidikan Polresta Bandarlampung. Melainkan dari pusat, yakni Mabes Polri yang menanganinya,”ungkapnya.

Menurutnya, untuk barang bukti yang disita dari dalam gudang tersebut, sementara ini dititipkan tim Bareskrim Mabes Polri di Mapolsekta Panjang.

Hal senada juga dikatakan Kapolsekta Panjang, Kompol Sofingi saat dihubungi melalui ponselnya, bahwa piihaknya tidak mengetahui secara pasti mengenai pengungkapan tersebut. Karena tim dari Mabes Polri, yang melakukan pengungkapan dan penggeledahan tersebut.

“Pengungkapan seperti apa, kami tidak tahu dan kami hanya dititipi barang bukti yang disita saja oleh tim dari Bareskrim Mabes Polri,”ungkapnya.

Menurutnya, ada tiga orang yang diperiksa, tapi ia tidak mengetahui materi pemeriksaannya. Karena yang melakukan pemeriksaan ketiga orang tersebut, adalah tim dari Mabes Polri.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti, apakah gudang tersebut benar melakukan kegiatan ilegal tempat pengoplosan minyak BBM. Selain itu juga, belum diketahui siapa pemilik gudang dan barang bukti yang disita oleh polisi tersebut.

Loading...