Beranda Hukum Kriminal Baru Empat Hari Dinikahi, Warga Lamtim Ini Digorok Suami Hingga Tewas

Baru Empat Hari Dinikahi, Warga Lamtim Ini Digorok Suami Hingga Tewas

406
BERBAGI
Jasad Alika Septiana Sari (18) yang tewas dengan luka gorokan dileger yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri di Dusun IV Desa Mengandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur. (Foto Teraslampung.com | Istimewa)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TIMUR — Warga Dusun IV Desa Mengandung Sari, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, digegerkan dengan tewasnya Alika Septiana Sari (18), Minggu 20 Januari 2019 sekitar pukul 14.00 WIB. Wanita yang baru empat hari menikah itu diduga dibunuh suaminya dengan badik.

Arian, warga Desa Mengandung Sari, menuturkan jasad korban Alika Septiana Sari (18) ditemukan sudah dalam keadaan tewas bersimbah darah ditas ranjang tidur kamar dengan luka sayatan senjata tajam dileher diduga digorok oleh Junaidi (23), yang taklain suami korban.

BACA: Ini Motif Pelaku Gorok Leher Istri yang Baru Empat Hari Dinikahinya

“Junaidi sudah berhasil ditangkap taklama setelah kejadian. Saat ini diamankan di Mapolsek Sekampung Udik. Motif pelaku tega menghabisi nyawa istrinya itu, belum diketahui,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin 21 Januari 2019.

Pelaku dan korban, kata Arian, merupakan pasangan pengantin baru yang baru saja menikah belaum lama ini yakni baru sekitar empat hari lalu.

“Ya keduanya ini masih pengantin baru. Kalau dugaan sementara, pelaku Junaidi ini tega menghabisi nyawa istrinya karena dipicu cek-cok mulut,”ungkapnya.

Dikatakannya, di tempat kejadian perkara, aparat kepolisian dari Polsek Sekampung Udik dan Polres Lampung Timur langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti senilah badik yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban (istrinya).

“Jenazah korban, sudah dimakamkan di TPU kampung halamannya di Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur,”jelasnya.

Sementara kerabat korban, Waluyo kepada teraslampung.com mengatakan, kasus pembunuhan ini harus diusut tuntas motifnya. Pihak keluarga juga meminta, agar pelaku Junaidi dihukum seberat-beratnya karena sudah tega membunuh istrinya sendiri yang baru empat hari lalu dinikahinya yakni pada tanggal 15 Januari 2019 kemarin.

“Kami meminta kasusnya diusut tuntas dan polisi harus menindak tegas pelaku, pokoknya pelaku harus dihukum seberat-beratnya kalau bisa dihukum mati saja. Karena pelaku ini, sepertinya sudah merencanakan membunuh korban,”ungkapnya dengan nada kesal.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Taufan Dirgantoro, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus pembunuhan tersebut.

“Ya benar, saat ini masih dilakukan penyelidikan kasusnya. Dugaan sementara, pelaku pembunuhan dilakukan oleh Junaidi yang merupakan suami korban sendiri,”ujarnya.

Loading...