Beranda Hukum Kriminal Baru Melek Internet, Pedagang Kemplang Ini “Banting Stir” Jadi Bandar Judi Togel...

Baru Melek Internet, Pedagang Kemplang Ini “Banting Stir” Jadi Bandar Judi Togel Online

52
BERBAGI
Barang bukti judi togel online yang disita dari Zulkifli.

Zainal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Tersangka Zulkifli Harahap (44) yang kesehariannya berjualan kemplang keliling ini, keranjingan judi toto gelap (togel) melalui online setelah melek internet sejak beberapa bulan lalu. Setelah belajar judi online di warung internet (warnet), ia pun mulai berjudi online dengan laptop dan jaringan internet di rumahnya.

“Saya belajar dan tahu situs judi togel online dari warnet. Saya erpaksa mengedarkan judi togel karena penghasilan saya tidak mencukupi untuk menopang kebutuhannya sehari-hari,”ujar Zulkifli, Selasa (9/8/2016).

Namun ia mengelak, bahwa dirinya bukanlah sebagai bandar judi togel online tersebut. Menurutnya, ia hanya menerima pesanan saja dari para pemasangnya.

“Baru empat bulan saya menjalankan bisnis judi togel online Singapura ini,”ucapnya.

Dikatakannya, bisnis judi togel online tersebut, dijalankannya setiap hari. Para pemasangnya, teman sesama pedagang dan dilingkungan sekitar tempat tinggalnya. Caranya, hanya mengirimkan nomor pasangannya togel itu melalui SMS ke nomor ponsel miliknya.

“Dari para pemasang, perlembarnya saya dapat upah sebesar Rp 5 ribu dan jumlah pemasangnya tidak pasti. Tapi jika ada pemasang yang tembus, saya dapat uang tambahan dari pemasang itu sebesar Rp 35 ribu. Ya itu juga tergantung pemasang itu, tembusnya yang berapa angka”ujarnya.

Menurutnya, saat akan mengirimkan nomor-nomor pasangan togel itu ke bandarnya, ia memiliki akun sendiri yang terhubung langsung ke situs online indotogel tersebut.

“Uang dari para pemasang, saya transfer ke bandar Singapura melalui bank. Begitu juga sebaliknya, Jika ada pemesang yang tembus bandar mentransfer uangnya ke rekening miliknya,”ungkapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka kini harus mendekam di penjara dan dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara 10 tahun.

Diketahui, aparat Polsek Natar, Lampung Selatan menangkap bandar judi online, Zulkifli Harahap (44). Polisi menangkap tersangka di rumahnya di Dusun Purwosari, Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada Senin (8/9/2016) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita barang bukti satu buah laptop merek accer dan dua buah modem, dua unit ponsel, satu buku besar rekapan nomor togel, dua lembar kertas pesanan angka togel, satu lembar bukti transfer Bank Mandiri, uang tunai Rp 50 ribu dan kartu ATM Mandiri.

Loading...