Beranda News Sosial Batal di Batuputu, Jenazah Pasien Virus Corona di Lampung Dimakamkan Pemprov di...

Batal di Batuputu, Jenazah Pasien Virus Corona di Lampung Dimakamkan Pemprov di TPU Kota Baru

227
BERBAGI
Para petugas dan relawan memakamkan jenazah korban virus corona di Lampung di TPU Kota Baru di dekat RSU Bandar Negara Husada, Selasa pagi (31/3/2020). Foto: Tim Relawan Provinsi Lampung

TERASLAMPUNG.COM — Meninggal dunia di RSU Abdul Moeloek pada Senin dini hari (30/3/2020) pukul 00.30 WIB, jenazah pasien virus corona asal Bandarlampung baru bisa dimakamkan di TPU Kota Baru, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan pada Selasa pagi (31/3/2020).

Jenazah pegawai Kementerian PUPR itu semula akan dimakamkan di  TPU Batuputu Bandarlampung pada Senin sore (30/3/2020. Bahkan kemarin sore Kadis Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli mengonfirmasi bahwa jenazah pasti bisa dimakamkan.

Namun, ternyata pemakaman gagal karena ada keberatan dari warga sekitar. Pemakaman pun kembali coba dilakukan di wilayah Kemiling, Bandarlampung. Namun, kembali gagal karana ada penolakan.

Pemakaman kemudian diambil alih oleh Pemprov Lampung dengan dibantu oleh relawan yang dipimpin pengusaha Thomas Rizka.

Pemakaman jenazah virus corona di Lampung itu dipimpin langsung Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan Direktur RS Bandar Negara Husada dr Djohan Lius. Hadir pada prosesi pemakaman tersebut antara lain  anggota Muspika Jatiagung, aprat  Polsek Jatiagung, dan aprat Koramil Jatiagung.

Proses pemakaman tersebut melibatkan relawan provinsi yang dipimpin pengusaha Thomas Azis Riska.

Satu unit eskavator dikerahkan untuk menggali tanah agar lubang untuk jenazah bisa dalam.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas ikut melancarkan proses pemakaman. Terima kasih tak terhingga kami sampaikan kepada Pemprov Lampung yang memberikan kepercayaan kepada kami sehingga jenazah pasien virus corona nomor 02 di Lampung ini bisa dimakamkan,” kata Thomas Rizka.

Thomas mengatakan para relawan kini menyiapkan sejumlah lubang galian untuk pasien yang meninggal karena terinfeksi virus Covid-19. Lubang itu dibuat dalam sehingga tidak membuat masyarakat sekitar makam khawatir.

 

 

Loading...