Beranda Ruwa Jurai Tulangbawang Bawa 54 Ribu Bibit Lobster, Empat Warga Banten Diamankan Polres Tuba

Bawa 54 Ribu Bibit Lobster, Empat Warga Banten Diamankan Polres Tuba

240
BERBAGI
Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadiwibowo saat berikan keterangan terkait penangkapan empat pelaku warga Lebak, Banten yang miliki 54 ribu bibit lobster tanpa dilengkapi dokumen resmi.
Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadiwibowo saat berikan keterangan terkait penangkapan empat pelaku warga Lebak, Banten yang miliki 54 ribu bibit lobster tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TULANGBAWANG-Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang dan Polsek Banjar Agung, menyita 54 ribu ribu bibit lobster tanpa dilengkapi dokumen resmi yang disita dari empat pelaku warga warga Lebak, Banten. Polisi menangkap para pelaku tersebut, di salah satu rumah kontrakan di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang, Sabtu 13 Oktober 2018 sekitar pukul 17.00 WIB.

Keempat pelaku yang diamankan adalah, SU (26) dan AS (26) berprofesi wiraswasta, keduanya warga Kampung Kananga, Kecamatan Wana Salam, MA (32), sopir warga Kampung Tanjung Panto, Kecamatan Wana Salam dan SU (37), sopir warga Kampung Budi Mulya, Kecamatan Wana Salam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan, keempat pelaku asal Lebak, Banten tersebut, ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Tulangbawang dan Polsek Banjar Agung saat mereka berada di salah satu rumah kontrakan di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang, pada Sabtu 12 Oktober 2018 lalu sekira pukul 17.00 WIB.

“Saat ditangkap di rumah kontrakan itu, keempat pelaku sedang mengganti oksigen (udara) dan air ke dalam kantong plastik yang berisi sekitar 54 ribu bibit lobster,”ujarnya, Minggu 14 Oktober 2018.

Hasil pemeriksaan, kata AKBP Raswanto Hadiwibowo, puluhan ribu bibit lobster yang di kemas oleh pelaku dalam kantong plastik itu, tidaklah dilengkapi dokumen resmi. Karena berdasarkan Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan No. 56 Tahun 2016, dilarang melakukan penangkapan bibit lobster laut.

“Dari tangan para pelaku, disita 54 ribu bibit lobster, lima jerigen berisi air laut, 12 buah galon, satu kotak berisi plastik kosong, satu buah kotak sterefoam berisi batu es dan satu unit kendaraan Avanza warna silver plat nomor B 1089 NOS yang digunakan untuk mengangkut puluhan ribuan bibit lobster tersebut,”ungkapnya.

Selanjutnya, para pelaku bersama beberapa barang bukti yang disita, dibawa petugas ke Mapolres Tulangbawang guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Mantan Kasubdit I Ditres Nakoba Polda Lampung ini mengutarakan, dari keterangan sementara para pelaku, puluhan ribu bibit lobster yang disita itu dibawa menggunakan kendaraan mobil Avanza dari Pelabuhan Bakauheni menuju ke Pelabuhan Batam. Puluhan ribu bibit lobster tersebut, rencananya akan dijual para pelaku ke luar negeri melalui Pelabuhan Batam.

“Jadi mereka (pelaku) berhenti di Tulangbawang, hanya untuk mengganti air dan menambah oksigen untuk puluhan ribu bibit lobster itu. Namun aktifitasnya dapat diketahui, dan berhasil ditangkap oleh petugas,”terangnya.

Dikatakannya, ribuan bibit lobster yang disita itu, sudah diserahkan oleh pihaknya ke Dinas Karantina Ikan Kelas I Bandarlampung. Selanjutnya puluhan ribu bibit lobster itu, akan dilepas liarkan kembali ke habitatnya karena untuk menghindari banyaknya bibit lobster mati.

“Keempat pelaku saat ini ditahan di Mapolres Tulangbawang, dan dijerat UU Perikanan Pasal 88 No. 31 Tahun 2004 dan Pasal 16, dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara,”terangnya.

Loading...