Beranda Hukum Kriminal Bawa Kabur Motor Yamaha Mio, ABG Warga Yukum Jaya Diringkus Polisi

Bawa Kabur Motor Yamaha Mio, ABG Warga Yukum Jaya Diringkus Polisi

119
BERBAGI
MFR (kiri) saat dimintai keterangan oleh petugas di Mapolsek Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
MFR (kiri) saat dimintai keterangan oleh petugas di Mapolsek Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TENGAH — Dua anak baru gede (ABG) berinisial MFR (17), warga Kelurahan Yukum Jaya dan SWL (16), warga Kelurahan Bandarjaya Barat, Lampung Tengah diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Terbanggi Besar karena terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Polisi menangkap kedua pelaku tersebut di lokasi berbeda, pada Rabu 24 Oktober 2018 kemarin.

Kapolsek Terbanggi Besar, Kompol Donny Hendridunand mengatakan, pelaku MFR melakukan pencurian satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah BE 6860 II milik korban Ridwan (68), warga kelurahan Yukum Jaya yang diparkirkan di teras rumahnya, pada Kamis 18 Oktober 2018 lalu sekitar pukul 14.00 WIB.

“Modusnya, dengan melompati pagar rumah. Saat itu korban baru pulang dari Masjid usai Sholat Dzuhur, motor korban diparkir di depan rumahnya. Dua jam kemudian saat korban hendak pergi ke masjid untuk Sholat Ashar, dilihatnya sepeda motornya sudah tidak ada,”ujarnya, Kamis 25 Oktober 2018.

Setelah memanjat tembok pagar rumah, kata Kompol Donny Hendridunand, pelaku MFR kemudian masuk ke dalam rumah korban dan langsung mengambil kunci motor yang ada di ruang tamu. Saat itu juga, pelaku langsung kabur membawa sepeda motor korban.

“Korban sempat menanyakan sama anaknya, Ulya Kayzul mengenai motor tersebut. Tapi anaknya tidak membawa motor itu, merasa jadi korban pencurian korban melapor ke Mapolsek Terbanggi Besar pada Senin 22 Oktober 2018,”ungkapnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, pelaku pencurian motor dapat diidentifikasi menjurus ke MFR. Kemudian, petugas menangkap MFR saat berada di belakang TK ABA di Keluruhan Yukum Jaya, pada Rabu 24 Oktober 2018 sore kemarin sekitar pukul 15.00 WIB.

“Dari penangkapan MFR, dilakukan pendalaman dan pengakuannya kalau motor korban dijual oleh SWL. Saat itu juga kita tangkap SWL di dekat RM Andalas, Kelurahan Bandarjaya Barat sekitar pukul 19.00 WIB,”terangnya.

Dikatakannya, dari pengakuan pelaku SWL yang jadi perantara penjualan motor hasil curian, sepeda motor korban sudah di jual pelaku ke daerah Natar, Lampung Selatan. Sementara untuk barang bukti yang diamankan, sepasang sandal jepit milik MFR yang digunakan saat mencuri dan tertinggal di TKP. Sedangkan untuk sepeda motor korban, saat ini masih dalam pencarian.

“Kedua pelaku masih diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar, guna pengembangan penyidikan lebih lanjut. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHPidana Tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman pidana penjara 6 tahun,”pungkasnya.

Loading...