Beranda Teras Berita Bawa Sabu-sabu, PNS Lampung Tengah Ditangkap Polisi di Metro

Bawa Sabu-sabu, PNS Lampung Tengah Ditangkap Polisi di Metro

574
BERBAGI
Kapolres Metro AKBP Suremiyati menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari tersangja FM. dalam ekspose kasus di Kantor Polres Metro, Rabu (5/8/2015).
METRO, Teraslampung.com–  Satuan Narkoba Polres Metro menangkap FM (39), seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, karena membawa  narkoba jenis sabu-sabu yang digenggam di tangan kirinya, saat melintas di Jalan Pala Kelurahan Iring Mulyo, Kecamatan Metro Timur, Senin (3/8).
Warga Jalan Abri Kelurahan Iring Mulyo, Kecamatan Metro Timur, itu  Senin (3/8) pukul 15.30 WIB. Penangkapan tersebut akibat tersangka FM kedapatan membawa
Kapolres Metro AKBP Suresmiyati menerangkan, berdasarkan keterangan warga Jalan Abri Kelurahan Iring Mulyo, Kecamatan Metro Timur, itu sabu-sabu diperoleh dengan cara membeli seharga Rp 100 ribu dari seorang yang bernama Sangkut, warga Desa Kejadian, Kecamatan Tegineneng,Kabupaten Pesawaran. 
“Kemudian  tersangka kembali lagi ke Kota Metro dan akhirnya berhasil ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro, kata Kapolres, dalam ekspose perkara, Rabu (5/8).
AKBP Suremiyati mengatakan, meskipun  barang buktinya jumlahnya sedikit tersangka telah melanggar hukum atas kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. 
“Apalagi tersangka ini adalah seorang PNS, sangat disayangkan sekali, padahal butuh perjuangan untuk bisa diangkat sebagai PNS di Pemkab Lampung Tengah, tersangka terlebih dahulu menjadi tenaga sukarela,” kata dia.
Menurut Kapolres Metro, tersangka FM yang bekerja sebagai staf di Sekretariatan Pemkab Lamteng itu mengaku telah lama mengkonsumsi sabu-sabu. Alasan tersangkan menggunakan sabu-sabu, sambung dia, dikarenakan ada permasalahan dalam rumah tangga.
”Sebelum sebagai Staf Sekretariatan Pemkab Lampung Tengah, tersangka ini bertugas di Dinas PU. Dia bilang sudah lama menggunakan sabu ini, namun tersangka belum mengaku sudah sejak kapan pastinya,” bebernya.
Sementara dari keterangan tersangka ketika dikonfirmasi secara langsung, menerangkan bahwa ia telah mengkonsumsi sabu-sabu selama tiga bulan. Dimana ia hanya menggunakannya untuk diri sendiri, tidak diperjual belikan.
”Saya pakai sabu sudah sekitar tiga bulanan. Dipakai sendiri mas, enggak pernah ngejual,” kata dia.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.
Edi
Loading...