Beranda Politik Pemilu 2019 Bawaslu DIY Temukan Ribuan Pelanggaran Pemasangan Alat Peraga Kampanye

Bawaslu DIY Temukan Ribuan Pelanggaran Pemasangan Alat Peraga Kampanye

104
BERBAGI
Ilustrasi: pemasangan APK di tiang lisrik (dok. plnjogja)

TERASLAMPUNG.COM — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY mencatat ada sekitar 4.400 pelanggaran pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di empat kabupaten dan satu kota se-DIY.
Hal tersebut terungkap dari Ekspose Hasil Pengawasan Kampanye Pemilu: Pemasangan APK, oleh Komisioner Bawaslu DIY Divisi Penindakan Pelanggaran, Sri Rahayu Werdiningsih, Jumat (9/11/2018)

Menurutnya, dari jumlah tersebut, 2.341 pelanggaran di wilayah kota Yogyakarta, 1.059 di Sleman, 467 di Bantul, 335 di Gunung Kidul, dan 198 pelanggaran ditemukan di Kulon Progo.

Sedangkan modus pelanggarannya, lanjut Sri, APK dipasang di pepohonan, pergola, tiang telepon dan tiang listrik, tembok pagar instansi, devider, trotoar dengan rambu-rambu lalu-lintas, tempat-tempat ibadah, tempat pendidikan, hingga melintang di jalan.

Sementara, Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono menjelaskan, pemasangan APK sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 23 Tahun 2018 dan perubahannya, hingga Petunjuk Teknis Fasilitasi Metode Kampanye dalam Pemilu 2019.

Penindakan yang dilakukan Bawaslu DIY, papar Bagus, Tahap pertama, Panwascam akan merekomendasikan kepada PPK. Kemudian PPK meneruskan kepada KPU Kabupaten/kota. Lalu, KPU kabupaten/kota membuat surat peringatan kepada Peserta Pemilu yang APK-nya melanggar tersebut, agar menurun APK mereka secara mandiri.

“Jika dalam waktu 3×24 jam atau khusus untuk Kulon Progo kesepakatanya 1×24 jam belum diturunkan, maka Bawaslu Kab/kota berkoordinasi dengan Satpol PP untuk merencanakan waktu penertiban,” kata Bagus, Jumat (9/11/2018).

Jika waktu telah disepakati, imbuhnya, maka penertiban dilakukan oleh Satpol PP dengan didampingi pengawas Pemiu dan bisa juga KPU, serta kepolisian.

kabarkota.com

Loading...