Beranda News Pilgub Lampung Bawaslu Tolak Ruang Sidang Kasus Pilgub Lampung Pindah, Ini Alasannya

Bawaslu Tolak Ruang Sidang Kasus Pilgub Lampung Pindah, Ini Alasannya

1140
BERBAGI
Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah (Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim)

TERASLAMPUNG.COM — Usulan tim pengacara Paslon no. 2 agar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administrasi Pilgub Lampung 2018 secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dipindah dari Kantor Gakumdu ditolak Ketua Majelis yang juga Ketua Bawaslu Lampung, Fathikatul Khoiriyah. Alasannya, Gakumdu memang hanya memiliki ruang yang berukuran 3 x 4 tersebut.

“Kami hanya punya ruangan itu, jadi usulan dari tim pengacara paslon 2 (Herman HN-Sutono) tidak bisa kami penuhi,” kata Fathikatul Khoiriyah kepada Teras Lampung saat ditemui di seka-sela acara Rapat Pleno KPU Rekapitulasi Suara Pemilihan Hubernur -Wakil Gubernur Lampung di Hotel Novotel,Bandarlampung,  Minggu (8/7/2018).

Sebelumnya, pada sidang hari Jumat (6/7) tim pengacara Herman HN-Sutono, Lenistan Nainggolan, meminta kepada majelis agar sidang berikutnya tempatnya dipindah karena terlalu kecil (sempit).

“Saya usul agar ruang sidang berikutnya menggunakan ruangan seperti sidang – sidang di pengadilan,” ujar Leninstan Nainggolan.

Karena usulan itu ditolak, pada hari Senin (9/7) sidang dugaan politik uang tetap dilaksanakan di Kantor Gakumdu dan tetap menggunakan ruangan yang berukuran 3 X4 meter itu.

“Usul nggak apa – apa, tetapi kewewenangan ada di kami untuk memutuskan sidang digelar di mana,” kata Fathikatul Khoiriyah.

Sidang pemeriksaan pelanggaran administrasi dugaaan politik uang secara TSM yang diduga dilakukan pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim pada Senin (9/7/2018) dengan agenda jawaban terlapor dan pembuktian dari pelapor.

Dandy Ibrahim