Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Bayar Ongkos Bus Panjang – Rajabasa Rencananya Bisa dengan Uang Elektronik

Bayar Ongkos Bus Panjang – Rajabasa Rencananya Bisa dengan Uang Elektronik

803
BERBAGI
Walikota Herman HN bersama Sekda Kota Bandarlampung Badri Tamam di dalam Bus Trans Bandarlampung,Selasa, 19 Maret 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Bus kota jurusan Panjang – Rajabasa tidak hanya menerima uang tunai. Rencananya, ongkos untuk bus trayej tersebut  juga bisa dengan uang elektronik (e-money).

“Ini permintaan anak-anak milenial. Bus kita selain ada jaringan wifi buat internet juga bisa bayar dengan e-money,” kata Kepala Koperasi Ragom Gawi, Deddy Amarullah, Rabu, 17 Juli 2019.

Untuk mewujudkan permintaan tersebut pihaknya kini sedang menjajaki kerjasama dengan beberapa bank.

“Kami sedang dalam penjajagan kerjasama dengan bank untuk menerbitkan kartu e-money itu,” katanya.

Sepuluh unit bus hibah Departemen Perhubungan RI ke Pemkot Bandarlampung itu dikelola oleh Koperasi Ragom Gawi sebagai operator dan mendapat subsidi sebesar Rp1 milyar dari pemkot.

“Kita disubsidi oleh Pemkot Bandarlampung sebesar Rp1 miliar. Oeh karena itu ongkos Panjang – Rajabasa tetap dua ribu rupiah karena berdasarkan surat keputusan (SK) Walikota Bandarlampung.

“Tarip dua ribu itu semata mata untuk membatu masyarakat dan kami masih mencari formula bagus untuk kenyamanan masyarakat dan pengemudi dan tidak memberatkan pemkot. Kami kan baru kali ini menjadi operator bus,” jelas Deddy.

Menurut Deddy, dengan ongkos dua ribu rupiah per orang sudah cukup untuk menutupi biaya operasional seperti pembelian bahan bakar.

“Sehari setiap mobil lebih kurang memasukan setoran sebesar Rp200 ribu, cukuplah untuk menutupi biaya operasional seperti pembelian bahan bakar,” jelasnya.

Sementara itu untuk pengemudi dan kondektur, Koperasi Ragom Gawi memberikan honor Rp1,750 juta dan Rp1juta serta insentif.

“Selain honor, pengemudi dan kondektur mendapat insentif 15 persen dari uang setoran. Lumayanlah buat menutupi kebutuhan sehari-hari mereka,” katanya.

Deddy Amarulah mengimbau para penumpang untuk menjaga kebersihan bus karena menurutnya jika bus itu bersih menjadi kebanggaan warga Bandarlampung.

“Pada kesempata ini saya mengajak warga Bandarlampung untuk menjaga bus milik kita bersama, jaga kebersihan jangan di coret-coret di dalam bus. Jadikan bus ini milik kita bersama,” katanya.

Dandy Ibrahim

Loading...