Beranda News Bayi Malang Ini Meninggal setelah Tertimpa Terpal Plastik yang Terbakar

Bayi Malang Ini Meninggal setelah Tertimpa Terpal Plastik yang Terbakar

744
BERBAGI
Buang Sutono saat membopong banyinya pulang ke ru.ahnya yang tewas terbakar saat turun dari mobil ambulans.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Nuryati, bayi yang masih berusia satu bulan 20 hari, tewas setelah tertimpa atap plafon dari terpal plastik yang terbakar di dalam kamar rumahnya di Jalan Badarudin II RT 02, Kelurahan Susunan Baru, Tanjungkarang Barat, Minggu (26/2/2017) sekitar pukul 07.30 WIB. Bayi perempuan nahas tersebut, akhirnya meninggal dunia.

Nuryati merupakan anak keenam dari pasangan Buang Sutono (54) dan Wagiyati (39). Ia  mengalami luka bakar cukup parah di bagian wajah dan kedua kakinya.

Sebelum meninggal dunia, bayi perempuan nahas tersebut sempat mendapatkan perawatan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM).

Ditemui di rumah duka, tetangga korban bernama Maya (36) kepada Teraslampung.com menuturkan bahwa bayi bernama Nuryati tersebut, meninggal dunia karena tertimpa plafon terpal palastik yang terbakar.

Suasasana rumah duka saat jenazah Nuryati dibawa pulang, Minggu siang (26/2/2017).

Di atas terpal itu, ada kabel listrik dan kabel itu putus lalu mengenai terpal. Akibatnya, terpal itu terbakar dan menimpa Nuryati yang berada di atas kasur.

“Saya dan warga melihat, di atas atap plafon terpal plastik ada kabel listrik yang putus. Mungkin karena itulah, terjadinya kebakaran dan Nuryati terbakar saat sedang tidur,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu (26/2/2017).

Dikatakannya, awalnya ia mengira, api yang membakar kamar tersebut berasal dari obat nyamuk. Tapi kata Intan (20), putri sulung Buang Sutono, api itu bukanlah berasal dari obat nyamuk tapi dari aliran listrik yang ada di dalam kamar.

“Dugaan saya, kebakaran itu karena arus pendek (korsleting) listrik yang terjadi di rumah korban,”ungkapnya

Saat kejadian nahas tersebut, kata Maya, kedua orang tua bayi, Buang Sutono dan istrinya Wagiyati sedang tidak ada di rumahnya. Mereka sedang pergi belanja keperluan sehari-hari ke Pasar Tani, Kemiling.

“Ya jadi bayinya ini, berada di rumah bersama anak sulungnya bernama Intan. Saat kejadian, Intan sedang mencuci pakaian,”jelasnya.