Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Baznasda Lampung Selatan Ajak Petani Peduli Zakat

Baznasda Lampung Selatan Ajak Petani Peduli Zakat

167
BERBAGI

Iwan J. Sastra/Teraslampung.com


Sekretaris Daerah yang juga Ketua Baznadda Lampung Selatan Sutono (tengah) pada acara panen raya jagung di Desa Gandi, Panengahan, Lampung Selatan, Senin, 25 Agustus 2014. (teraslampung.com/iwan sastra) 

KALIANDA – Badan Amil Zakat Nasional Daerah (Baznasda) Kabupaten Lampung Selatan, menggelar kegiatan panen raya IV tanaman jagung, di Desa Gandri Kecamatan Penengahan, Lamsel, Senin (25/8).
 
Acara panen raya yang dihadiri langsung oleh Ketua Baznasda Lamsel Ir. Sutono, M.M., Ketua Harian Baznasda Lamsel H. Jamal Naser, Kepala Diskominfo Lamsel Isroni Mihardi, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Lamsel Ir. Rini Ariasih, dan Camat Penengahan Lukman Hakim, serta para mahasiswa KKN dari IAIN Bandar Lampung itu, dikemas kedalam Program Petani Sadar Zakat (PPSZ) yang mengambil tema “Dengan Berjakat Mari Bersama Meraih Berkah”.
 
Dalam kesempatan itu, Sutono menyampaikan rasa bangga kepada para petani yang sudah berperan serta, dalam mendukung dan membangun program zakat profesi yang digalakkan oleh Baznasda Lamsel. Menurutnya, kegiatan panen raya IV ini merupakan program nyata yang dilaksanakan oleh Baznasda Lamsel, dalam rangka mendukung program Lampung Selatan Peduli.
 
“Saya selaku Ketua Baznasda, tentunya merasa bangga kepada para petani disini (Penengahan, red). Sebab, program ini berjalan cukup baik. Oleh karena itu, kami selaku pengurus Baznasda Lamsel, terus meminta dan mengajak semua petani di Lampung Selatan, khususnya bagi petani yang sudah mencapai nishap (pendapatan, red) untuk bisa berperan aktif dalam membayar zakat profesi pertanian,” ujar Sekdakab Lamsel ini.
   
Diungkapkannya, zakat profesi dari pertanian, memiliki potensi yang sangat besar. Mengingat, sebagian wilayah Lamsel didominasi dengan lahan pertanian. “Intinya, zakat yang dikeluarkan dari petani akan kembali lagi ke petani, sebagai solusi untuk membantu bibit maupun pupuknya,” ungkap Sutono.
 
Sementara itu, Ketua Harian Baznasda Lamsel H. Jamal Naser menjelaskan, melalui program PPSZ ini, Basnazda Lamsel memberikan bantuan permodalan kepada 40 orang petani sadar zakat yang ada di Desa Gandri dan Desa Klaten Kecamatan Penengahan senilai Rp70 juta.

Menurut Jamal, para petani sadar zakat tersebut merupakan petani binaan Lembaga Pendidikan Al-Hanif (LPH), dengan memiliki luas kebun jagung mencapai 20 hektare.
 
“Dengan diberikannya bantuan modal ini, diharapkan nantinya para petani  jagung dapat kembali menyetorkan zakatnya ke Baznasda Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Loading...