Beranda News Kesehatan BBPOM Bandarlampung Temukan Takjil Mengandung Pengawet dan Pewarna Tekstil

BBPOM Bandarlampung Temukan Takjil Mengandung Pengawet dan Pewarna Tekstil

204
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung, menemukan takjil yang mengandung pewarna tekstil saat menggelar test kit atau uji cepat takjil di Lapangan Saburai, Enggal dan Lapangan Kalpataru, pada Jumat (10/6/2016).

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung, M Kashuri, menuturkan pihaknya melakukan uji makanan takjil sejak Kamis (9/6/2016) lalu di dua lokasi. Yakni di daerah Kelurahan Bumi Waras dan di Way Halim. Ada sekitar 26 sampel makanan yang dilakukan tes uji.

“Dari 26 sampel itu, terbukti ada tiga sampel makanan mengandung pewarna tekstil. Satu sampel makanan lagi mengandung bahan pengawet makanan,”kata Kashuri, Jumat (10/6/2016).

Dikatakannya, untuk test kit atau uji makanan takjil hari ini,
dilakukannya di dua lokasi. Yakni di Lapangan Saburai, Enggal dan di Lapangan Kalpataru, Bandarlampung.

Kashuri mengutarakan, tujuannya dilakukan test kit atau uji makanan ini, merupakan bentuk pengawasan BBPOM Bandarlampung terhadap para pedagang takjil yang ada di Kota Bandarlampung, agar mereka tidak menjual makanan berbahaya yang mengandung bahan pengawet atau lainnya dikonsumsi masyarakat.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa tempat pedagang takjil, pasar swalayan dan pasar tradisonal yang ada di Kota Bandarlampung secara langsung.

“Dalam inspeksi tersebut, kami akan berkoordinasi dengan Dinas
Kesehatan (Dinkes) Lampung dan Bandarlampung serta Dinas Koperasi dan Pergadangan (Diskoperindag) Lampung,”terangnya.

Menurutnya, belajar pada tahun 2015 lalu, ada makanan kadarluarsa dan kurang baik yang masih dijual oleh pedagang. Untuk di tahun 2016 ini, pihaknya akan fokus melakukan sidak ke beberapa pasar swalayan yang menjual makanan.

“Saya mengimbau masyarakat berhati-hati saat membeli makanan takjil ataupun lainnya. Selain itu juga, lakukan pengecekan terlebih dulu kondisi makanan yang akan dibelinya,”ungkapnya.