Beberapa Gerai Bakso Sony Dibiarkan Buka, Tetapi Walikota Bandarlampung Geram karena Ini

  • Bagikan
Kedai Bakso Sony di Jalan Sultan Agung yang disegel TP4D Pemkot Bandarlampung, Selasa (15/6/2021).
Kedai Bakso Sony di Jalan Sultan Agung yang disegel TP4D Pemkot Bandarlampung, Selasa (15/6/2021).

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Bandarlampung Eva Dwiana geram dengan sikap pemilik gerai Bakso Sony yang hingga kini tidak bersedia menandatangani pakta integritas yang salah satu poinnya adalah menggunakan tapping box dalam setiap transaksinya.

“Memang ada beberapa gerai Bakso Sony yang kita biarkan buka, tetapi kalau mereka tetap seperti itu ya jangan salahkan Bunda. Yang penting kita sudah mengikuti aturan kita diam, diam kemudian tidak ada niat baik,” ujarnya kepada awak media usai memantau vaksin keliling di lapangan Saburai, Rabu 21 Juli 2021.

Walikota menyayangkan sikap keras pemilik Bakso Sony untuk taat aturan padahal bakso tersebut menjadi makanan favoritnya dan ikut mempromosikannya.

“Bakso Sony itu makanan favorit Bunda, biasanya Bunda suka ngirim temen-temen di Jakarta juga saudara Bunda dan temen-temen Bunda kaget atas kejadian Bakso Sony ini,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung Yanwardi yang dihubungi via ponselnya menjelaskan pihaknya akan mengambil langkah tegas kepada Bakso Sony serta akan menggunakan jalur hukum.

“Kami sekarang  (masa PPKM Darurat) mengambil langkah tegas terhadap 12 gerai Bakso Sony yang masih buka masyarakat akan kecewa tapi yang bisa saya sampaikan bahwa kita tim TP4D segera akan mengambil langkah tegas juga akan menempuh jalur hukum,” tegasnya, Kamis 22 Juli 2021.

Bakso Sony memiliki 18 gerai yang tersebar di Kota Bandarlampung 6 gerainya ditutup atau disegel Tim Pengendali Pemeriksaan Pajak Daerah (TP4D) penyebabnya tidak optimal dalam menggunakan tapping box/alat perekam transaksi.

Sudah satu bulan lebih penyegelan enam gerai tersebut, Bakso Sony malah mengumumkan akan pindah tempat usahanya dan gerai sisanya malah menaikkan harga dari Rp18 ribu/mangkuk menjadi Rp20 ribu.

Teraslampung.com mencoba mengubungi pihak manajemen Bakso Sony sayangnya pihak pengusaha bakso dan daging sapi tersebut bungkam kepada media.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan