Beranda Hukum Kriminal Begal Asal Lamtim yang Ditembak Mati Ini Sering Todong Korbannya dengan Senpi

Begal Asal Lamtim yang Ditembak Mati Ini Sering Todong Korbannya dengan Senpi

333
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono (tengah) bersama Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono (kiri) saat menunjukkan barang bukti senjata api takitan dan lainnya yang disita dari begal asal Lamtim yang ditembak mati.

Zainaal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Barat menembak mati tersangka begal dan juga residivis curanmor bernama Keri Juliki (24), warga Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Lampung Timur, Rabu (1/3/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, tersangka begal bernama Keri ini, adalah residivis kasus pencurian kendaraan bermotor dan pernah ditangkap aparat Polda Metro Jaya pada tahun 2012 silam. Selepas keluar dari penjara, tersangka masih beraksi melakukan aksi pembegalan di beberapa tempat kejadian perkara (TKP).

“Aksi pembegalan tersangka Keri, tidak hanya dilakukan di wilayah Bandarlampung saja melainkan di wilayah Jakarta,”kata Murbani saat menggelar ekspos di Rumah Sakit Bhayangkara, Rabu (1/3/2017).

Menurutnya, untuk di wilayah Bandarlampung, tersangka sudah 10 kali lebih melakukan pembegalan.

Murbani mengutarakan, saat melakukan aksinya, tersangka tidak sendiri yakni bersama rekannya yang berperan sebagai joki. Saat ini, rekan tersangka masih dalam pencarian petugas.

“Setiap beraksi, tersangka Keri selalu membawa senjata api. Beberapa korbannya, ditodong dengan senjata api. Tersangka juga, tidak segan-segan menembak korbannya jika melawan,”ujarnya.

Dikatakannya, selain melakukan aksi pembegalan mencegat korbannya ditengah jalan, dengan ancaman senjata api. Tersangka Keri juga, mengincar sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan dan halaman rumah.

Aksi terakhir tersangka, kata Murbani, mencuri sepeda motor Yamaha Mio milik korban Tedi Firmansyah yang diparkirkan di halaman rumahnya di Jalan Pisang Muli, Kelurahan Susunan Baru, Tanjungkarang Barat.

“Tersangka menodongkan senjata api kepada korban, lalu membawa kabur motor hasil curian tersebut. Korban melaporkan pencurian itu ke polisi,”ungkapnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung melakukan pencarian dan mengendus keberadaan tersangka Keri. Saat akan ditangkap, tersangka melawan dan sempat terjadi baku tembak dengan petugas. Karena ada perlawanan, petugas menembak mati tersangka.

“Tersangka Keri ditembus peluru panas di dada dan kakinya, tersangka tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara,”terangnya.

Loading...