Begal Pembuat Resah Warga Kedamaian Bandarlampung Dibekuk Polisi

  • Bagikan

Zainal Asikin/teraslampung.com


Kapolsekta Tanjung Karang Timur, Kompol Heru Andrian saat menunjukkan barang bukti pistol jenis Air Softgun yang digunakan tersangka Mustakim saat menjalankan aksi pembegalan.

BANDARLAMPUNG – Petugas unit Reseserse Kriminal Polsekta Tanjungkarang Timur meringkus Mustakim (20), tersangka begal, di Jalan ST Slamet, Minggu (11/1) sekitar pukul 03.20 WIB. Dari tangan warga Jl.  Hayam Wuruk, Gang Sampurna Alam, Kelurahan Kedamaian, Bandarlampung itu polisi menyita sepucuk senjata api jenis Air Softgun dan tujuh butir amunisi aktif.

“Tersangka Mustakim sudah enam kali melakukan aksi pembegalan. Saat menjalankan aksinya bersama dua orang rekannya Deni dan Rustam yang kini masih buron (DPO), tersangka Mustakim yang menodong korbannya menggunakan pistol, ” kata Kapolsekta Tanjungkarang Timur Kompol Heru Andrian kepada wartawan, Kamis (15/1).

Heru Andrian mengatakan, petugas berhasil menangkap tersangka setelah beberapa saat melakukan aksi pembegalan dengan dua orang rekannya terhadap korban Imron di Jalan ST Slamet, Kelurahan Kedamaian, pada Minggu (11/1) lalu sekitar pukul 03.20 WIB.

“Imron bersama istrinya dengan mengendarai sepeda motor akan pulang kerumah kontrakannya di daerah Kedamaian. Selanjutnya saat berada dijalan ST Slamet, korban diteriaki oleh ketiga pelaku yang menggunakan motor Xeon diminta untuk berhenti, karena diteriaki korban berhenti. Salah satu pelaku yakni Mustakim, turun dari motor langsung mengeluarkan pistol dan menodongkan pistol tersebut kepada korban Imron,”ujarnya.

Korban yang ditodong pistol dengan pelaku, sambung Heru, melakukan perlawan. Sementara sepeda motor milik korban dirampas oleh dua orang pelaku yakni Deni dan Rustam (DPO). Namun motor korban tidak berhasil diambil para pelaku, karena diteriaki maling oleh istri korban. Sehingga teriakan istri korban mengundang warga sekitar yang berada dilokasi kejadian melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku. Dari ketiga pelaku, salah satu pelaku Mustakim berhasil ditangkap oleh warga.

Petugas yang mendapatkan laporan dari masyarakat, langsung menuju lokasi TKP dan mengamankan pelaku bersama barang bukti satu pucuk pistol jenis Air Softgunt dan tujuh butir amunisinya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa petugas ke Mapolsekta Tanjugkarang Timur untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

Hasil pemeriksaan tersangka, Heru menjelaskan,  kelompok Mustakim Cs ini sudah beberapa kali melakukan aksi pembegalan sepeda motor  dengan mengancam korbannya menggunakan pistol. Lokasi yang menjadi sasaran pembegalan Mustakim Cs ini diwilayah Kedamaian. Namun tersangka tidak mengakui bahawa pistol yang digunakan adalah miliknya melainkan milik temannya pelaku lain Deni kini masih buron (DPO)

“Tersangka Mustakim Cs ini sudah enam kali melakukan pembegalan, yakni di Jalan P. Antasari sebelum dan sesudah SPBU dan di Jalan Yasir Hadi Broto, Gunung Camang dan beberapa lokasi TKP lainnya. Barang hasil curian dijual tersangka ke wilayah Lampung Timur seharga Rp 2 juta, dan tersangka mendapat bagian sebesar Rp 1 Juta. Kasusnya saat ini masih kita kembangkan, petugas sedang memburu dua rekan tersangka Deni dan Rustam yang buron (DPO) ,”jelasnya.

Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHPidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

  • Bagikan