Beranda Headline Bentrok di Bumiratu Nuban Lamteng, Satu Orang Tewas

Bentrok di Bumiratu Nuban Lamteng, Satu Orang Tewas

4191
BERBAGI
Suasana di lokasi kejadian, pascabentrok antarwarga Kampung Bumiratu Nuban, Kecamatan Bumi Nuban, Lampung Tengah, Senin petang (03/09/2018) sekira pukul 17.00 WIB.
Suasana di lokasi kejadian, pascabentrok antarwarga Kampung Bumiratu Nuban, Kecamatan Bumi Nuban, Lampung Tengah, Senin petang (3/9/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Zainal Asikin |  Teraslampung.com

LAMPUNG TENGAH — Bentrokan antarwarga kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kebagusan Luar, Kampung Bumiratu Nuban, Kecamatan Bumi Nuban, Lampung Tengah, Senin petang (03/09/2018) sekira pukul 17.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, satu warga bernama Alwi tewas di lokasi kejadian akibat terkena tusukan senjata tajam.

Mayat korban yang dalam kondisi miring bersimbah darah. Sementara di pinggangnya masih terselip golok dan sarungnya.

Bentrokan yang memakan korban itu diduga dipicu  perkelahian antara Alwi Bin Persamaan Rajo Indra, warga Dusun 1 Kampung Bumiratu, dengan tiga orang warga Dusun Kebagusan Luar.

Polisi mengamankan lokasi bentrok, Senin malam (3/9/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com perkelahian terjadi dikarenakan Alwi, warga Dusun 1 Kampung Bumiratu, hendak mengganti oli kendaraan sepeda motornya di bengkel milik Kardi. Entah apa yang menjadi pemicu jelasnya, tak lama kemudian terjadi cekcok mulut antara Alwi dengan Diyon, putra dari Kardi.

Karena pembayaran oli motor yang kurang oleh Alwi, lantas menimbulkan perkelahian dan dugaan pengeroyokan yang dilakukan Kardi (orang tua Diyon), Diyon (putra Kardi), dan Modi (menantu Kardi), dengan menggunakan senjata tajam, sehingga mengakibatkan Alwi meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara, Diyon mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Selanjutnya, Modi dan Kardi diamankan di Polsubsektor Bumiratu Nuban.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Slamet Wahyudi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut, saat ini pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan aset dan melakukan penjagaan di TKP dengan menyiagakan personel gabungan, untuk mencegah terjadinya bentrok susulan.

“Ya benar, saat ini kami masih berada di lokasi TKP. Untuk mengenai penyebab keributan, masih kita dalami. Karena informasinya masih simpang siur. Namun yang pasti, personel kita siagakan untuk berjaga, sehingga TKP langsung kondusif,” ungkapnya, Senin, 3 September 2018.

Hingga Senin malam  personel gabungan masih berjaga di lokasi kejadian. Sementara, rumah beserta ruko milik Kardi yang diduga dibakar oleh massa dari Dusun 1 Kampung Bumiratu, sudah berhasil dipadamkan oleh petugas damkar dengan satu unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Lampung Tengah.

Loading...