Beranda Hukum Bentrok di Register 45 Mesuji, Polda Lampung Tahan Empat Tersangka

Bentrok di Register 45 Mesuji, Polda Lampung Tahan Empat Tersangka

1425
BERBAGI
Kapolda Lampung Brigjen Edwarsyah Pernong memberikan penjelasan kepada para wartawan dalam ekspose kasus bentrokan di Register 45 Mesuji, di Polda Lampung, 23 Juni 2015. 

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG- Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus bentrok warga di Register 45 Kabupaten Mesuji pada Sabtu malam lalu (20/6/2015). Keempat tersangka yang kini sudah ditahan adalah Mat Sori (45) warga Sungai Cambai, Mesuji Timur; Bipermanjaya (22) warga Wiralaga, Mesuji Timur; Dendi (39) warga Kampung Sukamaju, Bahuga, Way Kanan dan Budiman (37) warga Sungai Ceper, Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

“Kempat orang tersangka yang diamankan tersebut terlibat dalam kerusuhan yang terjadi di Pemukiman Mulyo Aji, Register 45, Mesuji Timur, pada Sabtu Malam (20/6/2015). Dari keempat tersangka, selaku otak pimpinan kelompok kerusuhan, Mat Sori sudah kami tangkap. Sementara untuk pelaku lain berinisial, AR, DA, DR, HR, dan RF masih dalam pengejaran petugas,”kata Edwar kepada wartawan, dalam ekspose kasus bentrok Register 45 Mesuji, di Polda Lampung, Selasa (23/6/2015).

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Edwar Syah Pernong mengatakan,  penyerangan yang terjadi di pemukiman Mulyo Aji di Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji itu, merupakan aksi balas dendam yang dilakukan sekelompok orang dari Kabupaten OKI. Yaitu, Abu Rohman alias Abu, Dedi Arnadi alias Unyil, Budiman alias Budi, Bipermanjaya  alias Biper, Dendi, Darman, Herman, dan Rafles.

“Delapan orang itu yang melakukan penyerangan terhadap warga Mulyo Aji Register 45, menggunakan senjata api dan senjata tajam,” kata Kapolda.

Akibat penyerangan tersebut, kata Kapolda, warga setempat bernama Warso (50) meninggal. Warso meninggal  akibat tusukan senjata tajam dipunggung hingga tembus kebagian leher korban.

Selain menyebabkan satu orang korban meninggal dunia, ada juga korban bernama  Santo (35), warga setempat, yang mengalami luka parah akibat ditusuk  pada bagian punggung kanan dan luka tembak bagian perut.

Akibat kejadian itu, petugas dari Reskrim Polres Mesuji membentuk tim dan di back-up dengan Resmob Polda Lampung melakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku penyerangan.

“Barang bukti yang disita dari keempat pelaku antara lain satu batang kayu berduri sepanjang 1 meter, satu bilah senjata tajam jenis badik bermata dua, dua unit sepeda motor, dan empat baju milik korban yang berlumuran darah,” katanya.

Loading...