Beranda Hukum Korupsi Berkas Perkara Korupsi DAK Lampung Utara Rp 43 Miliar Masih Belum Jelas

Berkas Perkara Korupsi DAK Lampung Utara Rp 43 Miliar Masih Belum Jelas

1336
BERBAGI

Zaenal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Penyelesaian berkas dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Utara senilai Rp43 miliar tahun 2010 tak kunjung menemui titik temu antara penyidik Direktorat Krimsus Polda Lampung dengan Kejaksaan Tinggi Lampung.

Ketiga tersangka, yakni Gunawan Fahmi, M.Salahudin, dan Syahadat, sering bolak balik dari penyidik Polda dan Jaksa Kejati Lampung yang meneliti kasus tersebut. Terakhir, berkasnya dikembalikan lagi oleh Kejati, setelah dilimpahkan penyidik dengan alasan masih banyak materi yang perlu dilengkapi.

Kasipenkum Kejati Lampung, Yadi Rahmat, saat dikonfirmasi Teraslampung,com membenarkan hal tersebut. “Setelah diteliti, masih banyak hal yang harus dilengkapi penyidik Polda. Makanya, berkas DAK Lampura dikembalikan lagi, dengan beberapa petunjuk,” kata Yadi, Kamis (10/7).

Tentang  petunjuk yang diberikan jaksa, Yadi  mengaku belum bisa mengungkapkan hal itu. Alasannya, petunjuk yang diberikan bersifat materi pokok perkara dan tidak bisa disebarluaskan.

“Kami akan terus mengembalikan berkas ketiga tersangka tersebut sampai petunjuk-petunjuk jaksa peneliti dipenuhi. Kalau petunjuk kami tidak dipenuhi, maka tidak akan kami nyatakan lengkap (P21) berkas itu,” jelas dia.

Ia juga mempertanyakan sulitntya penyidik Polda begitu sulit dalam melengkapi petunjuk yang diberikan oleh Jaksa peneliti.

Ditambahkan Yadi,  untuk perkara dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pesawaran tahun 2010 senilai Rp2,7 miliar yang merugikan negara sekitar Rp138 juta dengan tersangka Direktur PT.Bermucaro, H.Berkah Mofaje Caropeboka akan menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, usai Hari Raya Idul Fitri.
“Sidangnya kemungkinan usai lebaran nanti,” kata dia.

Terpisah, Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih saat dikonfirmasi mengakui bahwa ketiga berkas tersangka tersebut masih dalam pendalaman penyidik Polda.

“Masih dalam pendalaman. Ada beberapa berkas yang harus dilengkapi kembali,” kata Sulistyaningsih melalui ponselnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Lampung telah menetapkan lima orang tersangka atas dugaan korupsi DAK Lampung Utara tahun anggaran 2010 sebesar Rp 43 Miliar. Kelima tersangka tersebut yakni, Zulkarnain dan Umar Muhktar (keduanya sudah divonis), Gunawan Fahmi, Syahadat, dan Salahudin.

Sedangkan, perkara DAK Pesawaran 2010 Polda Lampung menetapkan tiga tersangka yakni Isnaini selaku Kadisdik Pesawaran dan Umar Mukhtar (Keduanya sudah divonis masing-masing satu tahun pada Bulan Juni 2013) dan Mofaje

Loading...