Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Berkat ADD, Jalan Tanah Desa Tanjung Jaya Berganti Jadi Jalan “Onderlaag”

Berkat ADD, Jalan Tanah Desa Tanjung Jaya Berganti Jadi Jalan “Onderlaag”

624
BERBAGI
Dana Desa di Desa Tanjung Jaya Lampung Utara
Pengerjaan jalan "onderlaag" di Desa Tanjung Jaya, Sungkai Selatan, Lampung Utara. (Ilustrasi)

Teraslampung.com, Sungkai Barat–Alokasi Dana Desa (ADD) Tanj‎ung Jaya, Sungkai Barat, Lampung Utara tahap pertama tahun ini dipergunakan untuk meningkatkan kualitas jalan penghubung desa. Jalan penghubung antardesa yang sebelumnya hanya berupa jalan tanah kini berganti menjadi jalan onderlaag.

‎”Peningkatan jalan penghubung menjadi jalan onderlaag ini semata – mata hanya untuk merealisasikan harapan warga desa,” kata Kepala Desa Tanjung Jaya, Kohar melalui Kasi Pemerintahan Desa Tanjung Jaya, Harun, Sabtu (6/8/2016).

Keinginan warga Desa yang menginginkan perbaikan jalan penghubung, menurut Kohar, memang masuk akal. Hal itu mengingat,kondisi jalan yang menghubungkan desa mereka dengan Desa Galih Rejo, Sungkai Tengah sebelumnya hanya berupa jalan tanah yang penuh lubang di sana – sini. Padahal, jalan ini termasuk jalan yang penting bagi warga karena digunakan untuk mengangkut hasil bumi mereka tiap harinya.

“Panjang jalan penghubung yang dibangun ini mencapai 2.200 meter dengan lebar tiga meter,” terangnya.

Menurut Harun, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas sarana infrastruktur di Desa Tanjung Jaya secara bertahap sesuai dengan kemampuan ADD. Dengan perbaikan berbagai sarana infrastruktur ini, Harun berharap tingkat kesejahteraan warga desanya semakin meningkat.

“Seiring dengan peningkatan kualitas sarana infrastruktur, kami (aparatur desa,red) berharap kemajuan dan kesejahteraan warga desa kami juga akan lebih meningkat,” harap dia.

Budiman, anggota Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan desa, mengatakan selain membangun jalan onderlaag, pihaknya juga membangun 9 unit gorong – gorong. Pembangunan gorong – gorong ini untuk memperlancar aliran air di drainase warga.

“Ada 9 unit gorong – gorong yang kami bangun tahun ini. Yang sudah selesai baru dua  unit,” kata dia.

Menurut Budiman, pembangunan jalan onderlaag berikut 9 unit gorong – gorong yang mereka bangun ini dimulai sekitar pertengahan Juli lalu. Hingga saat ini, proses pengerjaan jalan dan gorong – gorong baru mencapai sekitar 30 persen.

‎”Seluruh pembangunan diperkirakan akan selesai pada bulan September ‎2016 mendatang,” terangnya.

Loading...