Beranda Ekbis Bisnis Berlaku Mulai Hari Ini, Pembelian Tiket Kapal Penyeberangan Secara Online

Berlaku Mulai Hari Ini, Pembelian Tiket Kapal Penyeberangan Secara Online

688
BERBAGI

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Para penumpang yang hendak melakukan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni-Merak, terhitung sejak hari ini Minggu (1/3/2020) sudah mulai berlaku dan wajib melakukan pembelian tiket kapal Ferry secara online baik melalui website dan juga aplikasi.

Sebagai langkah awal, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP) Indonesia Ferry menerapkan sistem tersebut dengan jalur penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.

Program tersebut dilakukan, yakni untuk menghindari antrian atau penumpukan moda transportasi dan juga memudahkan aktivitas para pengguna jasa dan salah satu bentuk peningkatan pelayanan.

Dengan adanya program reservasi tiket secara online tersebut, para penumpang nantinya sudah tidak bisa lagi melakukan pembelian tiket secara langsung di Pelabuhan penyeberangan.

Untuk pemesanan tiket melalui website, calon pembeli dapat mengaksesnya melalui www.ferizy.com. Tidak hanya itu saja, untuk memudahkan pembeli PT ASDP juga menyediakan aplikasi Ferizy yang dapat diunduh melalui ponsel pintar (android) di Google Playstore.

Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengatakan, sistem pembelian tiket melalui online tersebut, merupakan salah satu bnetuk peningkatan pelayanan sehingga penyeberangan moda transportasi dapat lebih sistematis dan terkondisikan.

“Pembelian tiket secara online ini, mulai berlaku sejak hari ini untuk semua jenis golongan kendaraan dan penumpang pejalan kaki. Aturan pemesanan tiket secara online tersebut, tertuang dalam peraturan Menteri Perhubungan,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu (1/3/2020) sore.

Saiful mengutarakan, dengan adanya program reservasi online ini, diharapkan tidak ada lagi terjadinya antrian atau penumpukan kendaraan pada saat jam-jam tertentu di Pelabuhan Bakauheni, terutama saat peak season. Sehingga, moda transportasi lebih sistematis dan terkondisikan.

“Harapannya adanya reservasi online ini, sudah tidak ada lagi antrian moda kendaraan hingga berjam-jam dan berkilo-kilo di pelabuhan khususnya pada saat arus mudik-balik lebaran nanti,”ungkapnya.

Dikatakannya, program pembelian tiket secara online tersebut, dapat memberikan keuntungan bagi para penumpang.

“Keuntungannya, para pengguna jasa dapat menentukan jam keberangkatannya sesuai dengan kebutuhannya,”kata dia.

Untuk pembelian tiket memalui online tersebut, lanjut Saiful, pengguna moda transportasi dan penumpang pejalan kaki, dapat memesan tiket kapal ferry penyeberangan Pelabuhan Bakauheni-Merak melalui laman resmi PT ASDP melalui website www.ferizy.com, Kantor Pos, Alfamar dan Indomart.

“Untuk saat ini, kami bekerjasama dengan waralaba, LinkAja dan Bank Himbara seperti BRI, BNI dan Bank Mandiri. Kalau dengan angen tour travel, sementara ini belum kita lakukan,”terangnya.

Saat disinggung mengenai antisipasi masyarakat atau calon penumpang yang terkendala reservasi online saat di Pelabuhan Bakauheni, Saiful mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan petugas untuk membantu jika ada kendala atau masalah dalam pembelian.

“Jadi untuk saat ini, kami informasikan dan sarankan pembelian tiketnya secara online. Kalau ada kendala, kami juga sudah siapkan petugas di Pelabuhan,”pungkasnya.

Sementara Costumer Service PT ASDP Idnonesia Ferry, Eko Febriono mengatakan, prosedur pemesanan tiket online tersebut, malui website resmi PT ASDP dan playstore Ferizy.

“Pembukaannya tetap langsung di website www.ferizy.com, setelah melakukan pembukaan nanti akan keluar kode bayar atau booking untuk melakukan pembayaran melalui transfer ATM, Kantor Pos, Gerai Alfamart maupun Indomart,”terangnya.

Kemudian untuk pembelian tiket online, kata Eko, calon penumpang akan dibebankan dengan biaya administrasi sebesar Rp 2.500.

“Jadi ada biaya administrasinya sebesar Rp 2.500, biaya administrasi ini bukan dari ASDP melainkan dikeluarkan oleh pihak banknya,”ungkapnya.

Dikatakannya, pada hari perdana mulai diberlakukannya pembelian tiket secara online ini, tercatat sudah ada beberapa pertanyaan dari masyarakat mengenai soal prosedur dan teknis pembelian tiket secara online tersebut.

“Sudah ada aduan, tapi sifatnya masih menanyakan mengenai prosedur saja yakni bagaimana teknis cara pembukaan atau memesan tiket cara online-nya,”pungkasnya.

Loading...