Beranda Hukum Kriminal Bermodal Mobil, Komplotan Idris Mencari Sasaran dan Menguras Isi Ruko

Bermodal Mobil, Komplotan Idris Mencari Sasaran dan Menguras Isi Ruko

194
BERBAGI
Idris diperiksa di Polsek Tanjungkarang Timur, Selasa (14/6).

Zainal Asikin|Traslampung.com

BANDARLAMPUNG – Kapolsekta Tanjungkarang Timur, Edy Saputra mengatakan, tersangka Idris bersama dua orang rekannya Ra dan Al membobol ruko milik korban Evilia Santi (38) warga Perum Bumi Asri, Kelurahan Bumi Kedamaian. Para tersangka masuk ke ruko korban, dengan cara merusak kunci gembok pintu depan ruko.

Untuk melancarkan aksinya, komplotan pencuri ini menggunakan mobil untuk menyambangi sasarannya. Dengan begitu, waarga sekitar tidak curiga.

Untuk menentukan ruko yang menjadi sasarannya, komplotan Idris melukan survai. Dengan mengendarai mobil, mereka berkeliling kota untuk mencari ruko yang diyakini banyak barangnya tetapi tidak ditunggu pemiliknya.

“Peran tersangka Ra dan Al (DPO), keduany mencari target sasaran calon korbannya. Saat akan mencuri  di ruko milik korban Evi, kedua tersangka mengetahui bahwa ruko itu sudah tidak ditempati,”kata Edy, Selasa (14/6/2016).

Menurut Edy, tersangka Ra dan Al masuk ke dalam ruko dengan
merusak kunci gembok pintu depan. Keduanya mengambil barang-barang dari dalam ruko, seperti peralatan alat-alat tulis kantor, mesin air, dan perangkat komputer.

“Karena banyaknya barang yang dicuri kedua buronan Ra dan Al dari dalam ruko, mereka membawanya secara bertahap. Lalu barang curian itu, dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam kardus lalu diturunkan melalui tangga,”ujarnya.

Selanjutnya, kata Edy, tersangka Ra dan Al, menyimpan barang-barang hasil curian sementara tersebut di semak-semak belakang ruko. Karena kekurangan tenaga untuk membawa barang curian itu, lalu tersangka Al mengajak Idris.

“Al (DPO) dan Idris ini sudah saling kenal, sejak keduanya mendekam di dalam Lapas. Idris adalah residivis kasus pemmbobolan ruko pada tahun 2008 silam, lalu menjalani hukuman pidana penjara selama sembilan bulan,”terangnya.

Edy mengatakan, Idris masuk ke dalam ruko menggunakan tangga kayu, Idris membantu dua rekannya Ra dan Al membawa barang hasil curian keluar dari ruko dan menaruhnya di semak-semak. Untuk mengangkut barang hasil curiannya, komplotan Indris menyewa mobil pick-up. Pada saat mobil sewaan itu sedang mengangkut barang hasil curian, ternyata dilihat oleh korban lalu korban melaporkanya ke polisi.

“Dari keterangan sopir, petugas menangkap Idris dirumahnya. Untuk dua orang rekannya Al dan Ra belum tertangkap saat ini masih dalam pencarian petugas,”ungkapnya.