Berpolitik Mana Lagi yang Kau Dustakan?

  • Bagikan

Yurnaldi Paduka Raja

Berpolitik sensasi dengan kecap visi misi bukan zamannya lagi
Karena persoalan negeri ini tak selesai dengan basabasi
Berpolitik santun tebarlah banyak senyum bukan nyanyi salam jarijari
Karena senyum adalah sedekah tak tebar janjijanji
Berpolitik serakah jangan tebar fitnah
Karena itu tak amanah melainkan memecahbelah
Berpolitik damai tak perlu pencitraan disemai
Karena itu ibarat anaianai
Berpolitik uang jangan rakyat dimintai uang
Karena puluhan miliar harta kekayaanmu memungkinkan bagimu menang
Berpolitik hai para jenderal tak butuh surat abalabal
Karena ternyata kau jadikan sejawatmu sebagai tumbal
Berpolitik hai ekonom tak butuh idiomidiom
Karena kemiskinan bukan masalah cinta dalam baskom
Berpolitik hai cendekiawan jangan mengataikatai kawanlawan
Karena guna ilmumu sebatas kau lacurkan
Berpolitik hai tim sukses jangan seperti perempuan kenes
Karena nafsu pamrihmu seolah semua bisa kau akses
Berpolitik yang cerdas tak perlu digombali pemilu yang berkualitas
Karena yang pantas dan tak pantas telah kau terabas
Berpolitik di antara rakyat yang cerdik jadilah yang terbaik
Karena modal pemimpin tak cukup meliriklirik yang fanatik
Berpolitik bagus tak gila kultus
Karena jika kau mampus semuanya terputus
Berpolitik menang pahami filosofi minang;
Karena pemimpin yang takah selangkah didulukan, seranting ditinggikan
Berpolitik yang amanah jangan sombong dan bohong
Karena berpolitik mana lagi yang kau dustakan?

Padang, 2 Juli 2014

(siapa pun yang memimpin negeri ini
seorang Yurnaldi tetap penyair dan wartawan independensi sejati
berserah diri pada Illahi Sang Pemilik Kerajaan Langit dan Bumi
serta segala isi)

  • Bagikan