Beranda Hukum Kriminal Berpura-Pura akan Beli, Rahmat Bawa Kabur Sepeda Motor di “Show Room”

Berpura-Pura akan Beli, Rahmat Bawa Kabur Sepeda Motor di “Show Room”

118
BERBAGI

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Modus pencurian yang dilakukan Rahmat tergolong nekat. Ia mencuri sepeda motor di tengah keramaian, usai melihat-lihat sepeda motor di show room di Sukarame,Bandarlampung. Di show room itu Rahmat pura-pura mau membeli sepeda motor.

“Rahmat datang ke showroom, bertemu dengan pemiliknya. Tersangka mengaku mau cari motor yang akan dibelinya,”kata Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya , Minggu (19/6/2016).

Selanjutnya, kata Dery, tersangka melihat-lihat sepeda motor yang ada di showroom. Dengan alasan karena mau dicoba, Rahmat meminta kunci salah satu sepeda motor kepada pemilik showroom.

Sebelum kunci motor diserahkan, pemilik showroom
meletakkan kunci motornya di atas meja. Pada saat bersamaan, ada pengunjung lain yang datang. Lalu pemilik showroom, mengalihkan perhatiannya sebentar kepada pengunjung lain tersebut.

“Melihat pemilik Showroom yang sedang sibuk melayani pengunjung lain, Rahmat memanfaatkan situasi itu dengan membawa lari sepeda motor dengan kunci asli yang berada diatas meja,”terangnya.

Alumnus Akademi Kepolisian tahun 2001 ini menuturkan, korban yakni pemilik showroom yang melihat aksi Rahmat membawa lari sepeda motornya, langsung menelepon anggota polisi. Mendapat informasi tersebut, petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari korban.

“Setelah mendapatkan ciri-ciri dari pelaku dan sepeda motor yang di curi, saat itu juga petugas melakukan pencarian,”ungkapnya.

Pada saat dalam pencarian, petugas mendapati Rahmat sedang mengendarai sepeda motor curian tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu juga petugas menangkap Rahmat dan mengamankan barang bukti sepeda motor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Dery, tersangka Rahmat mengaku baru sekali melakukan aksi pencurian. Namun, pihaknya masih menyelidiki apakah ada keteribatan tersangka dengan modus pencurian serupa yang terjadi sebelumnya.

“Kasus ini, masih dikembangkan untuk mengungkap adanya TKP lain modus pencurian motor seperti yang dilakukan tersangka Rahmat,”jelasnya.