BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Kerja cepat yang dilakukan aparat kepolisian Tim khusus antibandit (Tekab) 308 jajaran Polda Lampung, berhasil mengungkap kasus perampokan dan pembunuhan setelah tiga jam kejadian.

Polisi menangkap tiga remaja tersangka perampokan dan pembunuhan, yang terjadi di Desa Rejomulyo, Jati Agung, Lampun Selatan, Minggu (11/6/2017) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Ketiga tersangka tersebut adalah: Irfan Sedayu (17), Hairul Chandra (18) dan Edo Sandika (19). Ketiganya warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Dari penangkapan mereka, petugas menyita satu unit mobil Toyota Avanza milik korban, dan dua bilah senjata tajam pisau yang dipakai tersangka untuk melukai dan membunuh korban bernama Abdurrachman (47), warga Jalan Dusun I Muara Burnai, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

BACA:  Merampok di Jati Agung, Tiga Remaja Warga OKI Ditangkap di Metro

Diduga, mayat Abdurrachman dibawa dari OKI menuju Jati Agung saat ketiganya hendak merampok korban lain bernama Rudi Hartanto (26), di Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Selatan, AKP Rizal Efendi membenarkan pihaknya bekerjasama dengan Polres Metro dan Polsek Metro Barat berhasil menangkap tiga remaja tersangka perampokan dan pembunuhan yang terjadi di Desa Rejomulyo, Jati Agung, Lampung Selatan Minggu dinihari.

“Ketiga tersangka merampok mobil Toyota Avanza Veloz BG 1152 KE yang dikemudiak oleh korban Rudi Hartanto (26), warga Tulangbawang,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu (11/6/2017) malam.

Dikatakannya, korban Rudi mengalami beberapa luka tusukan di tubuhnya.

Korban yang berhasil melarikan diri, akhirnya dapat ditemukan warga Desa Rejomulyo. Warga langsung melarikan korban Rudi ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan nyawa korban dapat diselamatkan.

Mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro ini mengutarakan, berdasar dari keterangan korban Rudi bahwa telah menjadi korban perampokan.

Aksi tersebut, dilakukan tiga orang remaja dan para tersangka, melarikan mobil tersebut menuju ke arah Kota Metro. Saat itu juga, pihaknya melakukan pengejaran terhadap para tersangka berkoordinasi dengan Polres Metro dan Polsek Metro Barat.

“Dalam pencarian, petugas mendapati mobil Toyota Avanza milik korban Rudi di Jalan AR Prawira Negara, Metro Barat.
Mobil tersebut menabrak tembok pagar,”ungkapnya.

Selain itu juga, kata Rizal, di dalam mobil tersebut, didapati seorang laki-laki dengan kondisi sudah tewas dan mengalami beberapa luka tusukan yakni di leher, badan dan kepalanya.
Mayat laki-laki itu, diketahui bernama Abdurrahman (47), warga Jalan Dusun I Muara Burnai, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

“Jenazah korban pembunuhan, dibawa ketiga tersangka di dalam mobil yang telah mereka curi. Jenazah itu kami temukan di dalam mobil, setelah ketiga tersangka melarikan diri usai mobil yang mereka kendarai menabrak tembok pagar,”terangnya.

BACA: Mobil Berisi Mayat Korban Tabrak Tembok, Tiga Perampok Ditangkap Polisi

Mendapat informasi dan keterangan saksi di lokasi TKP penemuan mobil tersebut, petugas kembali melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka. Alhasil, petugas menangkap ketiganya berada di depan Karaoke Charly di Jalan Sudirman, Kota Metro.

“Saat itu, ketiga tersangka sedang menunggu bus dan akan pergi menuju ke arah Rajabasa. Setelah diintrogasi, ketiganya mengakui telah melakukan aksi perampokan,”jelasnya.

Para tersangka juga mengakui, telah menusuk rekan korban Rudi yang ditemukan warga di Desa Rejomulyo, Jati Agung. Bahkan, mereka juga membunuh korban Abdurrahman.

Dari penangkapan para tersangka, petugas menyita dua bilah senjata tajam jenis pisau yang dipakai tersangka untuk melukai dan membunuh korban.

“Untuk mengungkap motif dari aksi perampokan dan pembunuhan itu, saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga tersangka,”pungkasnya.

Loading...