Beranda News Nasional Bertemu di Bali, Presiden SBY Ciptakan Tradisi Bagus Pergantian Pemerintah

Bertemu di Bali, Presiden SBY Ciptakan Tradisi Bagus Pergantian Pemerintah

227
BERBAGI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar konferensi pers usai menggelar pertemuan dengan presiden terpilih Joko Widodo di Hotel Laguna,Nusa Dua, Rabu malam (27/8/204). Foto: Ist/dok Sekretariat Kabinet

DENPASAR, Teraslampung.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sinyal bagus untuk pergantian pemerintahan secara ‘smooth’ dan menjadi tradisi baru di Indonesia. Sinyal baik itu dimulai dengan pertemuan empat mata Presiden Terpilih Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden SBY di Hotel Laguna, Nusa Dua, Bali, Rabu malam  (27/8).

Seusai pertemuan, Presiden SBY dalam konferensi pers bersama mengatakan, pertemuan  sekitar dua jam itu diselenggarakan dalam rangka proses masa transisi pemerintahan. Menurut SBY, dalam pertemuan tersebut secara konstrukstif telah dibicarakan yang berkaitan dengan agenda kenegaraan dan pemerintahan.

“Pertemuan ini membicarakan juga kebijakan dan program pemerintahan yang tengah dijalankan termasuk Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)  2015 dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014,”kata Presiden SBY,di Denpasar, Rabu malam (27/8).

Dengan telah dibukanya  “pintu” untuk konsultasi dalam rangka transisi kepemimpinan dan nantinya pemerintahan,  maka menurut Presiden SBY, Tim Transisi Jokowi sudah dapat berkomunikasi secara resmi dengan jajaran pemerintahan yang akan ia tugasi untuk menjalin komunikasi dan konsultasi itu.

“Saya pikir ini sebuah tradisi yang harus kita letakkan untuk Indonesia di era demokrasi ini, yang insya Allah bisa membawa kebaikan bagi bangsa dan negara kita di masa kini dan di masa depan,” kata SBY.

Presiden SBY menegaskan, pertemuannya dengan Presiden Terpilih Jokowi bukan pertemuan yang terakhir, tetapi justru ini pertemuan yang pertama yang akan ditindak lanjuti dengan pertemuan-pertemuan berikutnya.

Presiden SBY juga menegaskan, bahwa pertemuannya dengan Presiden Terpilih Jokowi tidak membahas masalah secara teknis karena pertemuan malam ini juga bukan forum negosiasi.

“Kita mengikuti sistem, tatanan, dan mekanisme yang berlaku. Alhamdulillah, pikiran saya dengan pikiran Pak Jokowi klop, bahwa kita ingin betul-berul melaksanakan transisi kepemimpinan ini dengan sebaik-baiknya,” jelas SBY.

Tradisi Baru

Usai pertemuan Jokowi mengatakan, pertemuannya dengan Presiden SBY yang merupakan  sebuah tradisi baru yang ingin kita bangun, dari pemerintahan Presiden SBY kepada pemerintahan baru nantinya.

“Kami ingin agar ada kesinambungan dari pemerintahan yang sekarang kepada pemerintahan yang baru,” katanya.

Jokowi mengaku ia meminta banyak sekali pandangan-pandangan dan pikiran-pikiran  Presiden SBY, terutama hal yang berkaitan dengan Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015.

“Tadi kami berbicara agak rinci, tetapi nantinya teknis dan lebih detilnya akan ditindaklanjuti oleh tim transisi dengan kementerian-kementerian yang ada,” jelas Jokowi.

Menurut Jokowi, pertemuannya dengan Presiden SBY adalah sebuah awal agar secepatnya ia bisa mempersiapkan, merencanakan sehingga kesinambungan pemerintahan  ini betul-betul bisa berjalan baik, dan menjadi sebuah tradisi baru di Indonesia, dari pemerintahan yang sekarang kepada pemerintahan baru.  (Bambang Satriaji)

Loading...