Besok Jokowi Resmikan Jalan Tol Ruas Bakaheni-Terbanggi, Ini Komentar Gubernur Ridho

Presiden Jokowi menyampaiikan keterangan kepada para wartawan saat meninjau proyek JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, beberapa waktu lalu.
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meresmikan proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni (Lampung Selatan) – Terbanggi Besar (Lampung Tengah) Seksi I dan Seksi V, Minggu (21/1/2018).

Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar adalah ruas jalan tol dari Pelabuhan Bakauheni hingga ke Simpang Susun Bakauheni. Sedangjkan Seksi V adalah dari Lematang hingga  Kota Baru, Lampung Selatan.

Terkait peresmian JTTS tersebut, Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengaku siap menyambut dan mendampingi Presiden Jokowi dan rombongan dari Jakarta.

Gubernur Ridho mengungkapkan terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya sehingga banyak proyek nasional di Lampung.

“Kami dukung program-program Pak Presiden Jokowi di Lampung.Terkait hal itu, Pemprov Lampung selalu bersinergi dengan pemerintah pusat,” kata Gubernur Ridho, Sabtu (20/1/2018).

Salah satu program pembangunan yang diamanatkan kepada Gubernur Ridho adalah pembangunan JTTS. Meskipun Jalan tol sepanjang 2.818 km tersebut membentang dari Lampung hingga Aceh, Namun Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama atau ground breaking pada tanggal 30 April 2015 di Provinsi Lampung, tepatnya di Desa Sabah Balau, Lampung Selatan.

Keseriusan Gubernur M. Ridho Ficardo dalam mendukung program pembangunan JTTS ditunjukan dengan membentuk Tim Percepatan Pembangunan JTTS, yang bersinergi bersama Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Pusat (TP4P), supaya pembangunan JTTS dapat diselesaikan sesuai dengan target yang ditentukan.

Untuk mensukseskan pembangunan JTTS, Pemprov Lampung juga dengan sukarela melepas lima  aset yang dimiliki berupa lahan sebagai bentuk konsekuen dan konsistensi dukungan Gubernur terhadap pembangunan JTTS.

“Saat ini pembebasan lahan JTTS di wilayah Lampung hanya tersisa delapan persen,” kata Ridho.