Beranda Seni Sastra Besok, Puncak Festival Hari Puisi 2014

Besok, Puncak Festival Hari Puisi 2014

44
BERBAGI

R. Usman/Teraslampung.com



Jakarta—Puncak Festival Hari Puisi Indonesia 2014 berlangsung di Tetaer Ketjil, TIM, Jakarta, Kamis (17/7) malam. Selain pengumuman pemenang sayembara buku puisi, festival baca puisi, dan musikalisasi puisi, akan di sisi pidato kebudayaan oleh Abdul Hadi W.M. dan  pembacaan puisi.

Dikabarkan pembaca puisi asal Lampung Iin Muthmainah masik final dan siap tampil pada malam  puncak. Para finalis akan membaca puisi dalam arahan pembaca puisi andal yakni Jose Rizal Manua dan Asrizal Nur.

Selain itu, buku puisi Menuju Kota Lama karya penyair Lampung Isbedy Stiawan ZS juga dikabarkan  masuk 6 besar dari 120 judul buku puisi yang masuk ke panitia.

Menurut Asrizal Nur, ketua pelaksana Festival Hari Puisi Indonesia 2014 sekaligus direktur dari Yayasan Panggung Melayu (YPM), acara besok itu disebut Malam Anugerah Hari Puisi Indonesia 2014.

“Berbagai acara dilaksanakan di antaranya sambutan dari Rida K Liamsi (Inisiator Hari Puisi), Irawan Karseno ( Ketua Dewan Kesenian Jakarta), Pidato Kebudayaan oleh Abdul Hadi WM, baca puisi oleh 20 finalis Lomba Baca Puisi dibawah arahan Yose Rizal Manua, dan beberapa acara lainnya,” kata Asrizal Nur, di Jakarta, Rabu (16/7).

Dikatakan Asrizal Nur, pada Selasa (15/7) telah dilaksanakan Tadarus Puisi dan Sahur Bersama di pelatartan  parkir TIM Jakarta. Kemudian Rabu (16/7) malam  nanti digelar Parade Puisi menampilkan  para penyair dan pembaca puisi di Tanah Air, berlangsung di Teater Ketjil TIM.

Asrizal menjelaskan, meski Festival Hari Puisi berlangsung bersamaan dengan tahun politik namun tidak mengurangi antusias masyarakat. Hal ini terbukti dari berlipat peserta yang ambil bagin dalam lomba baca puisi mencapai 200 peserta.

“Mulai tahun ini ada penambahan materi lomba, yakni musikalisasi puii makin menambah semarak,” katanya.

Lomba Baca Puisi memperebutkan  total hadiah Rp50 juta dari Yayasan Sagang (Riau), lalu Lomba Musikalisasi Puisi menyediakan total haadiah Rp50 juta dipersemhahkan oleh Komunitas Musikalisssi Puisi Indonesia (Kompi), serta Sayembara Buku Puisi yang memperebiutkan  hadiah total Rp100 juta dari Harian Indopos.



Lahirnya Hari Puisi
Hari Puisi Indonesia pertama kali dideklarasikan oleh 40 penyair se Indonesia pada 22 November 2012 di Pekanbaru Riau, yang teks deklarasinya dibacakan oleh Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri.

Pada tahun 2013, untuk pertama kalinya dirayakan Hari Puisi Indonesia. Acara bertajuk Pekan Hari Puisi Indonesia 2013 di Taman Ismail Marzuki mendapat dukungan  dari Harian Indopos dan Yayasan Sagang Riau.
Kesuksesan tahun lalu, peringatan Hari Puisi 2014 pun digelar. Tahun ini panitia mengusung tajuk Festivfal Hari Puisi Indonesia 2014. Yayasan Panggung Melayu (YPM) bekerjasama dengan Indopos, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) , Yayasan Sagang dan Komunitas Musikalisasi Puisi Indonesia (Kompi).

Inilah 10 Nominasi Buku Puisi Anugerah Hari Puisi Indonesia 2014, pilihan Dewan Juri yang terdiri adari Sutardji Calzoum Bachri, Abdul Hadi W.M., dan Maman S. Mahayana:

1. Belum dalam Lukamu karya M. Anton Sulistyo.
2. Air Terisak Membelah Batu – D. Zawawi Imron
3. Bali Borneo – Ni Made Purnamasari
4. Makatara – Iverdixon Tinungki
5. Piknik yang Menyenangkan – Hasta Indriyana
6. Menuju Kota Lama – Isbedy Stiawan ZS
7. Semadi Akar Angin – Sihar Ramses Simatupang
8. Air Mata Kopi – Gol A Gong
9. Apologia – Nanang R. Supriyatin
10. Dongeng Para Penyair – Remmy Novaris D.M.